Skripsi ini berjudul Jaringan Komunikasi dan Efektivitas Kerja, sebuah studi korelasional yang bertujuan untuk mengetahui apakah jaringan komunikasi berpengaruh terhadap efektivitas kerja pegawai di Kantor Pemerintahan Kabupaten Dairi.Dengan metode korelasional, peneliti ingin melihat hubungan antara variabel jaringan komunikasi dengan variabel efektivitas kerja. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Jaringan Komunikasi, Teori Kinerja, Teori Kepemimpinan, dan Teori Motivasi Pegawai. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang bekerja di Kantor Pemerintahan Kabupaten Dairi, yang berjumlah 117 orang. Adapun teknik sampling dalam penelitian ini adalah proporsional random sampling yaitu pengambilan wakil berimbang dari setiap unit divisi, kemudian menggunakan teknik simple random samplingdalam penarikan sampel. Melalui persentase sampel yang ditentukan yaitu sebesar 30% dari populasi, maka terpilih 35 responden yang diambil secara proporsional dari setiap divisi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ada dua, yaitu studi kepustakaan dan studi ke lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tabel tunggal, analisis tabel silang, dan uji hipotesis melalui rumus Koefisien Korelasi Tata Jenjang (Rank-Order) oleh Spearman dengan menggunakan bantuan SPSS versi 16,0 dan pengukuran skala Guilford. Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh angka korelasi sebesar 0,976 dengan nilai signifikansi 0,00, dimana lebih kecil dari 0,01 sehingga disimpulkan bahwa Ha yakni terdapat pengaruh jaringan komunikasi terhadap efektivitas kerja pegawai di Kantor Pemerintahan Kabupaten Dairi diterima. Berdasarkan hasil penelitian terbukti bahwa “Terdapat hubungan yang sangat tinggi antara Jaringan Komunikasi terhadap Efektivitas Kerja di Kantor Pemerintahan Kabupaten Dairi” dan hubungan kedua variabel adalah siginifikan. Kata kunci: Jaringan Komunikasi, Efektivitas Kerja, Pemkab Dairi.