Penelitian ini berjudul Komunikasi Interpersonal Orang tua dan Anak Tentang Pendidikan Kesehatan Reproduksi. Dengan memilih studi deskriptif kuantitatif, peneliti akan menggambarkan bagaimana anak, khususnya remaja berkomunikasi dengan orang tua tentang kesehatan reproduksi, dan bagaimana orang tua menanggapi anak. Teori-teori yang dianggap relevan terhadap penelitian ini adalah Komunikasi, Komunikasi Interpersonal, Remaja, dan Pendidikan Kesehatan Reproduksi. Pada penelitian ini yang menjadi populasi adalah siswa siswi SMA Negeri 12 Medan, yang duduk di kelas kelas X dan XI. Untuk menentukan jumlah sampel digunakan rumus Solvin (1960) dengan nilai kritis 10%, maka diperoleh sampel sebanyak 88 siswa. Teknik penarikan sampel yang digunakan ialah Proportional Stratified Random Sampling dan teknik undian. Teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan metode kuesioner dan metode kepustakaan. Adapun teknik analisis datanya menggunakan analisis tabel tunggal, dengan penggunaan Statistical Product and System Solution (SPSS). Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, hampir seluruh siswa mengetahui secara benar tentang materi pendidikan kesehatan reproduksi, selain itu komunikasi interpersonal orang tua dan siswa tentang kesehatan reproduksi telah berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil dari kuesioner, masih terdapat beberapa siswa yang masih merasa malu dan segan untuk berkomunikasi tentang kesehatan reproduksi, namun mayoritas siswa sudah memiliki sikap yang terbuka dengan orang tua. Kata Kunci : Komunikasi Antar Pribadi, Komunikasi Kesehatan, Remaja, Pendidikan Kesehatan Reproduksi.