Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana pengaruh komunikasi persuasif up-line terhadap minat menjadi consultant pada calon consultant Oriflame di Kota Medan. Komunikasi persuasif yang berbentuk seminar motivasi ini berfungsi agar calon consultant bergabung ke grup Pride BN Oriflame dalam sistem penjualan langsung (Direct Selling) berbentuk MLM (Multi Level Marketing). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah variabel bebas, yaitu komunikasi persuasif up-line Pride BN, dan variabel terikat, yaitu minat menjadi consultant pada calon consultant Oriflame di Kota Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh calon consultant Oriflame yang mengikuti seminar motivasi grup Pride BN, yaitu sebanyak 60 orang. Seluruh populasi dijadikan sampel karena populasi tidak mencapai lebih dari 100 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan yang meliputi : observasi, kuesioner, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisa tabel tunggal dan analisa tabel silang. Kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesa yang menggunakan rumus Tata Jenjang Spearman (Spearman’s Rho Rank-Order Correlation) dan uji signifikasi menggunakan rumus “t”. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang tinggi; kuat, antara komunikasi persuasif up-line Pride BN and minat menjadi consultant pada calon consultant Oriflame di Kota Medan. Kata Kunci : Multi Level Marketing, Komunikasi Persuasif, Komunikasi Pemasaran, Minat.