This Author published in this journals
All Journal FLOW
Nia Lestari
Univeristas Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM SINETRON INDONESIA (Studi Deskriptif Kualitatif Kekerasan Terhadap Perempuan Dalam Sinetron Indonesia) Nia Lestari
FLOW Vol 2, No 17 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.611 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kekerasan terhadap perempuan dalam sinetron Indonesia. Penelitian ini memfokuskan pada metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti berusaha mengidentifikasi bentuk kekerasan terhadap perempuan yang ditunjukkan dalam sinetron Indonesia dan ingin mengetahui bagaimana adegan kekerasan di sinetron menempatkan posisi perempuan. Objek penelitian adalah satu episode di setiap judul sinetron yang berada pada rating tinggi berdasarkan AGB Nielsen Media Research yang tayang mulai tanggal 20 Maret hingga 27 Maret 2014 yaitu, sinetron Tukang Bubur Naik Haji The Series (RCTI) episode 1127, sinetron Pashmina Aisha (RCTI) episode 22 & 23, sinetron Ayah Mengapa Aku Berbeda? (RCTI) episode 5, sinetron ABG Jadi Manten (SCTV) episode 19, dan sinetron Diam Diam Suka (SCTV) episode 137. Penelitian ini menemukan bahwa kekerasan terhadap perempuan masih banyak ditampilkan dalam sinetron Indonesia. Kekerasan yang ditampilkan yaitu kekerasan psikologis berbentuk berteriak-teriak, membentak, mengancam, menghina, merendahkan, mengatur, menyumpah, memata-matai, melecehkan dan memaksa. Kekerasan fisik yang ditampilkan berupa mendorong, menjambak rambut, menarik korban dengan paksa, menampar, dan menyemprotkan sesuatu kepada korban. Kekerasan finansial ditampilkan dalam adegan mengambil uang korban secara paksa. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa posisi perempuan sebagai pelaku dan korban kekerasan lebih banyak ditunjukkan dibandingkan laki-laki. Kata Kunci : Kekerasan, Perempuan, Sinetron, Televisi