This Author published in this journals
All Journal FLOW
Lia Atikah
Universitas Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEKERASAN DALAM TAYANGAN TELEVISI (Analisis Isi Muatan Kekerasan dalam Tayangan Televisi di Indonesia) Lia Atikah
FLOW Vol 2, No 18 (2016): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.57 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Kekerasan dalam Tayangan Televisi. Penelitian fokus kepada kekerasan verbal dan nonverbal pada 5 tayangan rating tertinggi pada televisi Nasional. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk-bentuk kekerasan dan mengamati frekuensi pemunculan bentuk-bentuk kekerasan di televisi yang muncul dalam 5 tayangan rating tertinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi. Teori yang relevan dengan penelitian ini adalah : Televisi sebagai Media Komunikasi Massa, Teori Kutivasi, Tanggung Jawab Sosial Televisi, dan Kekerasan di Televisi. Tayangan yang diteliti adalah Yuk Keep Smile (YKS), Tukang Bubur Naik Haji, Pesbukers, Buka Bukaan dan Dahsyat. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk kekerasan dalam tayangan televisi berdominan dengan pencelaan dan penghinaan serta masih sangat banyak kekerasan yang lain terjadi dalam tayangan televisi. Frekuensi pemunculan kekerasan, pencelaan dan penghinaan yang menduduki frekuensi paling tinggi dari kekerasan lainnya seperti penendangan, penamparan, pengancaman, perkelahian verbal, penganiayaan, pelemparan benda dan lain sebagainya. Unsur kekerasan pada tayangan televisi tersebut ditemukan dalam bentuk penayangan adegan kekerasan yang  mudah ditiru anak-anak. Menampilkan kekerasan secara berlebihan sehingga menimbulkan kesan, kekerasan adalah hal yang lazim dilakukan. Kekerasan disini juga berbentuk verbal, seperti memaki dengan kata-kata kasar. Kategori pelanggaran dalam tayangan televisi mencakup aspek visual, narasi dan nilai-nilai pelanggaran moral, serta perilaku.   Kata Kunci : Kekerasan, Kultivasi, Media, Tayangan