This Author published in this journals
All Journal FLOW
Deasy Sonia Meliala
Universitas Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMUNIKASI TERAPEUTIK DOKTER GIGI DALAM MENANGANI PASIEN Deasy Sonia Meliala
FLOW Vol 3, No 7 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW
Publisher : FLOW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi terapeutik dokter gigi dalam menangani pasien anak, mengetahui manfaat pelaksanaan komunikasi terapeutik dan pelayanan dokter gigi kepada pasien anak, dan untuk mengetahui hambatan pelaksanaan komunikasi terapeutik di tempat praktek bersama dokter gigi di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yaitu metode analisis data kualitatif yang menekankan pada kasus-kasus tertentu yang terjadi pada objek analisis. Dengan menggunakan teknik wawancara mendalam, diharapkan dapat mengumpulkan data sebanyak-banyaknya. Penelitian ini juga dilengkapi dengan teknik triangulasi untuk mengembangkan validitas data. Subjek penelitiannya adalah sembilan orang dokter gigi yang praktek bersama sebagai informan kunci dan tiga orang tua pasien dan seorang perawat gigi sebagai informan tambahan untuk memperkuat hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik dokter gigi dalam menangani pasien anak telah berjalan dengan lancar dan berhasil. Secara keseluruhan hal yang sangat dibutuhkan dokter gigi ketika melakukan komunikasi terapeutik adalah kesabaran, sikap ramah, hangat, bersahabat, empati dan mampu membawakan diri selayaknya anak-anak. Jika dokter gigi memiliki semua sifat tersebut, maka mereka dapat mengubah mindset anak tentang dokter gigi, mereka juga dapat mengurangi rasa takut anak dan dapat mengubah sikap dan perilaku anak sesuai dengan yang diinginkan sehingga dapat dilakukan perawatan gigi dan mulut yang optimal. Kata Kunci: Komunikasi Terapeutik, Dokter Gigi, Pasien Anak, Rasa Takut Anak.