ABSTRAK Skripsi ini berisi penelitian mengenai Identitas diri anak remaja yang mempunyai orang tua tunggal (Ibu) di Kecamatan Laguboti, Tobasa, Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana identitas diri anak remaja yang mempunyai orang tua tunggal (ibu) dan mengetahui bagaimana peran orang tua tunggal di mata remaja yang mempunyai orang tua tunggal (ibu). Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan landasan teori yang digunakan adalah komunikasi, komunikasi antarpribadi, remaja,tugas perkembangan remaja, orang tua tunggal, peran ayah dan ibu, dan pola asuh orang tua. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan informan/subjek penelitian dilakukan dengan cara purposive sampling dengan syarat remaja yang ayahnya sudah meninggal minimal satu tahun dan ibunya tidak menikah lagi. Informan berjumlah 9 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan wawancara, studi kepustakaan. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman (1994). Hasil penelitian menunujukkan karateristik identitas diri remaja yang mempunyai orang tua tunggal (ibu) mengalami pergeseran dalam bentuk menjadi peduli seperti semakin dekat, dan membangun komnunikasi yang baik dengan keluarganya, pekerja keras, dan menghargai orang lain dan ada juga yang mengalami pergeseran identitas menjadi orang yang pemarah, sering berkelahi, menyalurkan amarah serta stress dengan bermain game kekerasan. Kata kunci: identitas diri remaja, pola asuh, orangtua tunggal, pergeseran identitas