Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Konsentrasi Skopoletin dalam Jus Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dengan Teknik Eliminasi dan Pemekatan Senyawa Lukman Junaidi; Tiurlan Farida Hutajulu; Nami Lestari; Dyah Aninta Kustiarini
Warta Industri Hasil Pertanian Vol 36, No 1 (2019)
Publisher : Balai Besar Industri Agro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.506 KB) | DOI: 10.32765/warta ihp.v36i1.4739

Abstract

Jus mengkudu mengandung banyak komponen aktif yang bermanfaat untuk kesehatan, salah satunya adalah skopoletin. Namun demikian skopoletin tersebut berada dalam kandungan yang sangat kecil. Untuk meningkatkan kandungan skopoletin tersebut dapat dilakukan melalui proses pemekatan. Untuk itu perlu dilakukan penelitian peningkatan konsentrasi skopoletin dalam jus mengkudu (Morinda citrifolia L.) dengan teknik eliminasi dan pemekatan senyawa, untuk dapat memperoleh manfaat yang lebih baik dari jus mengkudu. Pemekatan dilakukan dengan dua cara yaitu freeze drying dan waterbath. Produk yang digunakan pada penelitian ini merupakan produk komersil yaitu: produk jus pekat (DS), produk premium/ekspor (PP) dan produk pasar lokal (EP). Hasil penelitian menunjukkan pemekatan dengan freeze drying diperoleh kadar skopoletin tertinggi dalam jus mengkudu DS sebesar 40,58 ppm. Sedangkan pemekatan menggunakan waterbath, kadar skopoletin tertinggi diperoleh pada jus mengkudu DS sebesar 0,308 ppm.
Pemanfaatan Azadirachtin dari Mimba (Azadirachta indica A. Juss) untuk Sediaan Anti Semut Eddy Sapto Hartanto; Tiurlan Farida Hutajulu
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol 8 No 16 Desember 2014
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9237.683 KB) | DOI: 10.26578/jrti.v8i16.1556

Abstract

Nowadays, the use of natural plant source insecticides is one of the best choice  due to its characteristic, which is safer and easily degradable by nature (biodegradable) compared to synthetic materials. One of plant sources which consists of active components for insecticides is neem plant. The extraction of seed (a1) and leaf of neem (a2) produce neem’s active compound was conducted  by using Effective Microorganism.  The efficacy test of the neem seed and leaf was conducted by using extract concentrated of  3% (b1) and 6% (b2) and observed with interval of 2 to 6 days. The extraction products were evaporated with rotary vacuum evaporator. The extracs obtained were tested their solubility. The higest Azadirachtin were obtained on combination of a1b2 (neem”seeds, EM4, 6%)for 6 days fermentation period which acquired 1313,23 ppm of azadirachtin and combination of a2b2 (neem’ leaves, EM4 6%)which acquired 665,69 of azadirachtin.  The active compounds were tested their ability as insecticide at 50 ppm of azadirachtin concentration ABSTRAK Saat ini, penggunaan anti serangga nabati yang berasal dari tanaman sudah menjadi salah satu pilihan terbaik, karena relatif lebih aman, mudah terurai di alam dibandingkan dengan bahan sintetik. Salah satu jenis tanaman yang mengandung bahan aktif dan bermanfaat untuk anti semut adalah tanaman mimba Ekstraksi biji mimba (a1) dan daun mimba (a2) untuk menghasilkan bahan aktif mimba menggunakan Effective Mikroorganism (EM4) dengan menggunakan konsentrasi 3% (b1) dan 6% (b2), dengan pengamatan selama 2, 4 dan  6 hari. Dari hasil uji kelarutan ekstrak a1b2 (biji mimba, kadar EM4, 6%) diperoleh azadirachtin tertinggi yaitu sebesar 1313,23 ppm dengan lama fermentasi selama 6 hari, sedangkan dengan perlakuan a2b2 (daun mimba, kadar EM4, 6%) adalah sebesar 665,69 ppm. Hasil uji manfaat ekstrak mimba untuk mengendalikan semut dengan menggunakan kadar azadirachtin sebesar 50 ppm. Kata kunci : azadirachtin, efektif microorganism, ekstraksi, mimba, semut,