Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kualitas dan Keamanan Lulur Berbasis Herbal Produksi UKM Ranata di Kota Pontianak heru agus cahyanto; Asmawit laempah
Majalah BIAM Vol 13, No 2 (2017): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.615 KB) | DOI: 10.29360/mb.v13i2.3184

Abstract

Abstrak. Penelitian tentang lulur produksi UKM Ranata Kosmetik dilakukan untuk mengetahui kualitas lulur dan keamanannya. Lulur produksi UKM Ranata menggunakan bahan bahan alami atau herbal sebagai bahan bakunya. Bahan yang digunakan antara lain buah alpukat, daun teh hijau, buah strawberry, bengkoang dan aneka bahan rempah-rempah. Produk lulur diuji kualitas di Laboratorium Balai Riset dan Standardisasi Industri Pontianak dan LPPT UGM Yogyakarta. Hasil uji dibandingkan dengan pustaka dan peraturan yang diacu. Hasil uji lulur Ranata kosmetik berupa kadar air 9,6621%-14,5430%, kadar abu total 0,3258%- 8,5890%, ALT 25 kol/gr - 2,6 x 102 kol/gr, AKK <10 kol/gr - 1X101 koloni/gr serta ukuran partikel yang bervariasi. Sementara bahan berbahaya dan dilarang dalam lulur tidak ditemukan atau negatif.
KOMBINASI HERBA SELEDRI (Apium graveolens, L) DAN DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera, L) SEBAGAI MINUMAN HERBAL INSTAN Heru Agus Cahyanto
Jurnal Riset Industri Hasil Hutan Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.841 KB) | DOI: 10.24111/jrihh.v6i2.1236

Abstract

The purpose of this study was to determine the quality of herbal raw materials and consumer acceptability to  the instan tea. Celery and  aloe vera leaf have an ability to lower blood pressure. The combination of these two herbs are expected to have a synergistic effect in  this instant tea. The formulation tea showed the appropriate with the  requirements and no difference in taste, color and odor in statistic of the three formulations.Keywords:  formulation, celery, aloe vera
Aktivitas antibakteri Propionibacterium acnes dan formulasi ekstrak etanol biji pinang (Areca catechu, L) dalam krim anti jerawat (Antibacterial activity of Propionibacterium acnes and formulation of Areca catechu ethanolic extract in anti-acne cream) Farid Salahudin; Heru Agus Cahyanto
Jurnal Riset Industri Hasil Hutan Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24111/jrihh.v12i1.5424

Abstract

Abstrak. Telah dilakukan penelitian tentang ekstrak etanol biji pinang dalam aktivitasnya menghambat bakteri Propionibacterium acnes serta sebagai bahan aktif dalam formulasi krim anti jerawat. Ekstrak etanol biji pinang mengandung senyawa tanin dan flavonoid dengan kadar masing-masing 8,53 dan 3,70%. Hasil uji ekstrak etanol biji pinang dengan konsentrasi sebesar 1, 2 dan 3% memiliki  aktivitas daya hambat terhadap P. acnes sebesar 6,33 ; 9,33 dan 11,00 mm. Namun, sediaan krim ekstrak biji pinang dalam konsentrasi 2% belum mampu menghambat P. acnes. Dosis ekstrak biji pinang dalam sediaan krim yang mampu memberikan hambatan adalah 5, 10 dan 15% masing-masing sebesar 4, 5 dan 8 mm.Kata kunci : ekstrak; jerawat; krim; pinang Abstract. The research on Areca catechu ethanolic extract that inhibit Propionibacterium acnes and used as an active ingredient in anti acne cream formulation has been done. Ethanolic extract of areca contains tannin and flavonoid of 8.53 and 3.70%, respectively. Antibacterial test with concentrations of 1, 2 and 3% have an activity to P. acnes of 6.33; 9.33 and 11.00 mm. However, cream formulation with 2% concentration has not inhibit P. acnes yet. The dose in the cream formulation that is able to inhibit is 5, 10 and 15% respectively of 4, 5 and 8 mm.Keywords : extract; acne; cream; areca