This Author published in this journals
All Journal MAJALAH BIAM
Adrianus O.W. Kaya
University of Pattimura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMPONEN ZAT GIZI LAMUN Enhalus acoroides ASAL KABUPATEN SOPIORI PROVINSI PAPUA Adrianus O.W. Kaya
Majalah BIAM Vol 13, No 2 (2017): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.551 KB) | DOI: 10.29360/mb.v13i2.3542

Abstract

Lamun adalah tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang hidup terendam dalam air dan berkembang dengan baik di perairan laut dangkal dan estuary.tumbuhan lamun terdiri dari daun dan seludang, batang menjalar yang biasanya di sebut rimpang (rhyzoma) dan akar yang tumbuh pada bagian rimpang. Di Indonesia terdapat 13 jenis lamun yang tersebar di antara seluruh perairan Indonesia, dan dapat dimanfaatkan oleh manusia adalah jenis lamun Enhalus acoroides. Kebiasan masyarakat kampung Sowek Kabupaten Supiori Propinsi Papua mengkonsumsi rhyzoma dan biji lamun sebagai makanan dengan cara dikonsumsi secara langsung atau sebagai sayuran, sehingga perlu diketahui kandungan zat gizi yang ada dikedua bagian lamun tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui status nutrisi bagian yaitu rhyzoma dan biji lamun enhalus acoroides yang berasal dari kabupaten sopiori provinsi papua berdasrakan hasil analisis proksimat. Hasil analisis bagian lamun Enhalus acoroides diperoleh hasil rhyzoma: Air 89,99%, Abu 0,79%, Lemak 0,52%, Protein 0,75% dan karbohidrat 4,16% sedangkan biji lamun: Air 92,16%, Abu 0,51%, Lemak 0,47%, Protein 0,68% dan karbohidrat 3,22%. Perlu analisis komponen zat gizi lengkap untuk tiap bagian lamun serta aplikasi dalam produk pangan
PEMANFAATAN SEMIREFINED CARRAGEENAN SEBAGAI BAHAN PEMBENTUK GEL DALAM PEMBUATAN GEL PENGHARUM RUANGAN Adrianus O.W. Kaya
Majalah BIAM Vol 14, No 1 (2018): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.999 KB) | DOI: 10.29360/mb.v14i1.3607

Abstract

Komoditi hasil laut yang memiliki kemampuan dalam pembentukan gel adalah rumput laut. Jenis rumput laut yang dianggap bernilai ekonomi dan mempunyai peluang besar untuk dikembangkan salah satunya adalah jenis Eucheuma cottoniii. Rumput laut ini mengandung salah satu jenis hidrokoloid yaitu karaginan yang terdiri atas Refined Carrageenan dan Semirefined Carrageenan. Kappa-karaginan yang merupakan hasil ekstraksi rumput laut jenis Eucheuma cottoniii mampu menghasilkan gel dengan karakteristik yang kuat (rigid) dan banyak digunakan sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pembentuk gel sehingga dapat dijadikan sebagai bahan baku untuk berbagai keperluan industri seperti industri pangan, farmasi, kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi terbaik semirefined carrageenan sebagai bahan pembentuk gel, pada produk gel pengharum ruangan dengan konsentrasi bahan pembentuk gel 8%, 9% dan 10% serta parameter yang diamati meliputi sineresis, susut bobot, penguapan zat cair, retensi, release dan profil komponen pewangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi bahan pembentuk gel 8% memiliki nilai sineresis 1,75%, susut bobot 72,92%, penguapan zat cair 27,08%, release 27,08%, retensi 72,92%, sedangkan profil komponen pewangi gel pengharum ruangan untuk masing-masing konsentrasi bahan pembentuk gel 8%, sebanyak 30 komponen pewangi, konsentrasi bahan pembentuk gel 9%, sebanyak 37, dan konsentrasi bahan pembentuk gel 10%, sebanyak 38 komponen pewangi.