This Author published in this journals
All Journal MAJALAH BIAM
Voulda D. Loupatty
Baristand Industri Ambon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFISIENSI PENGGUNAAN LARUTAN ALKALI NaOH DALAM PENGOLAHAN RUMPUT LAUT EUCHEUMA MENJADI SEMIKARAGINAN Voulda D. Loupatty; Angciovioletta Moniharapon
Majalah BIAM Vol 10, No 1 (2014): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.193 KB) | DOI: 10.29360/mb.v10i1.2013

Abstract

Penelitian  “Efsiensi  Penggunaan  Larutan  Alkali  Dalam  Pengolahan  Rumput  Laut  Euchema  Menjadi Semikaraginan“,  dilakukan  dengan  tujuan  untuk mengkaji  efsiensi  penggunaan  larutan  alkali  dalam  hal  ini NaOH  dalam proses pengolahan semikaraginan. Adapun perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini adalah A = Jenis rumput laut  terdiri dari A1 = Eucheuma cottonii; A2 = Eucheuma spinosum; B = Konsentrasi larutan NaOH  terdiri dari B1 =  0,5N dengan tiga tingkatan perendaman, B11 = Perendaman I (0,5N), B12 = Perendaman II (sisa rendaman I setelah penetapan N), B13 = Perendaman III (sisa rendaman II setelah penetapan N); B2 = 1N dengan tiga tingkatan perendaman, B21 = Perendaman I (1N), B22 = Perendaman II (sisa rendaman I setelah penetapan N), B23 = Perendaman III (sisa rendaman II setelah penetapan N). Parameter yang diuji adalah rendaman, kadar air, kadar abu dan kadar karaginan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan alkali dapat meningkatkan mutu rumput laut, dalam hal ini kadar karaginannya. Konsentrasi alkali (NaOH) terbaik untuk rumput laut jenis Eucheuma cottonii adalah 1N, sedangkan jenis Eucheuma spinosum adalah 0,5N. Disarankan untuk efsiensi penggunaan alkali, maka sisa rendaman I dan II dapat digunakan kembali setelah disaring untuk mendapatkan larutan alkali yang lebih bersih, dan bila perlu dilakukan penambahan konsentrasi alkali untuk menaikan konsentrasi alkali sesuai yang diinginkan.
LOSION HERBAL PLUS KOMBINASI RUMPUT LAUT DAN MINYAK ATSIRI Voulda D. Loupatty
Majalah BIAM Vol 16, No 2 (2020): Majalah BIAM
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29360/mb.v16i2.6663

Abstract

Indonesia memiliki sumberdaya alam melimpah yang  dapat  dimanfaatkan dalam berbagai bidang industry khususnya industry kosmetik. Penelitian pembuatan losion herbal plus kombinasi rumput laut dan minyak atsiri  bertujuan untuk  mendapatkan formulasi losion  dengan memanfaatkan rumput laut sebagai sediaan gel  alami,  minyak kayu putih dan minyak sereh sebagai bahan aktif antibakteri dan pengusir nyamuk serta mengetahui karakteristik fisik dari produk yang dihasilkan. Metode penelitian adalah metode eksperimental. Teknik produksi losion anti-nyamuk diawali dengan ekstraksi rumput laut Eucheuma cottonii yang diambil filtratnya dan digunakan sebagai sediaan losion. Sebagai pelembab ditambahkan minyak zaitun . Selanjutnya ditambahkan sopi sebagai bahan antiseptic dan pelarut lemak serta  minyak kayu putih dan minyak sereh sebagai bahan anti bakteri dan anti nyamuk. Karakteristik losion anti-nyamuk adalah berwarna putih gading, beraroma minyak kayu putih / minyak sereh, berbentuk semi padat dan homogen, dengan nilai pH 7. Keunggulannya adalah tidak menyebabkan iritasi, membuat kulit terasa halus, serta anti nyamuk.