Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PERENDAMAN DAN PEREBUSAN TERHADAP KADAR HCN PADA BIJI KARET Rizka Karima
Jurnal Riset Industri Hasil Hutan Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.674 KB) | DOI: 10.24111/jrihh.v7i1.855

Abstract

Biji karet (Hevea brasiliensis) merupakan salah satu bagian dari pohon karena yang dapat dimanfaatkan, biji karet memiliki kandungan lemak atau minyak yang tinggi sehingga minyak tersebut dapat dimanfaatkan salah satunya menjadi minyak pangan.Namun, kendala yang dihadapi adalah adanya senyawa racun yang terdapat pada biji karet yaitu asam sianida (HCN) yang sangat berbahaya jika masuk ke dalam tubuh. Asam sianida pada biji karet dapat dikurangi melalui proses pengolahan seperti perendaman dan perebusan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perlakuan yang tepat untuk menurunkan kadar HCN dalam proses pembuatan minyak pada biji karet. Variasi perendaman yang dilakukan adalah 12 jam, 24 jam dan 36 jam, sedangkan perebusan dilakukan selama 0 jam ;  0,5 jam ; 1 jam dan 1,5 jam. Perlakuan yang memberikan nilai penurunan kadar HCN paling besar adalah perendaman selama 24 jam yang dilanjutkan perebusan selama 1,5 jam, penurunan yang dihasilkan hingga 98,26 % dari kadar HCN awal sebesar 111,19 mg/L dan kadar HCN setelah perlakuan tersebut sebesar 1,93 mg/L.