Ahmad Shobiri Muslim
STAIN Kediri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROBLEMATIKA HERMENEUTIKA SEBAGAI METODE TAFSIR AL-QUR’AN Ahmad Shobiri Muslim
EMPIRISMA: JURNAL PEMIKIRAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM Vol 24, No 1 (2015): Al-Qur'an dan Paradigma Tafsir
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/empirisma.v24i1.5

Abstract

Hermeneutics is one of the popular subjects in the world, especially in Indonesia. The subject of hermeneutics is taught in Islamic universities in Indonesia, particularly in the faculty of Ushuluddin. This paper will examine hermeneutics as a method of Qur’anic interpretation. It argues that hermeneutics is in fact based on negative assumptions about sacred texts, leading to the desacralization of the texts as well as the relativism of religious truth. This paper found that hermeneutics is relevant only as a method of biblical interpretation. There are problems when it is applied to the Qur’anic interpretation because Tafsir and Hermeneutics are two different methods.Keywords: Hermeneutika, Teks Suci, Tafsir
PERBANKAN SYARI’AH DI INDONESIA; Antara Peluang dan Tantangan Ahmad Shobiri Muslim
UNIVERSUM: Jurnal Keislaman dan Kebudayaan Vol. 10 No. 01 (2016): Januari 2016
Publisher : LPPM IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/universum.v10i01.743

Abstract

Muslim senang dengan perkembangan Bank Syari’ah. Jika Bank Syari’ah di Indonesia dibandingkan dengan Bank Syariah di seluruh dunia, Indonesia adalah yang terbesar, terbesar dalam jumlah Bank Syari’ah, terbesar dalam jumlah pelanggan, DPS, pegawai bank, dan terbesar dalam jumlah universitas yang menawarkan program perbankan syari’ah. Namun sangat ironis kebanyakan Muslim meresponnya negatif. Kenyataan menunjukkan kepada kita bahwa pelanggan Muslim di Bank Syari’ah adalah lebih sedikit daripada pelanggan non-Muslim. Sebenarnya, Bank Syari’ah adalah bank berdasarkan prinsip-prinsip syariah dalam operasionalnya, dan memiliki karakteristik dan prinsipprinsip yang berbeda dibandingkan dengan bank konvensional. Prinsip-prinsip Bank syariah adalah (1)menentang riba (2) menjual prioritas, (3) saling menguntungkan dan bekerjasama, (4) keadilan, dan (5) bekerjasama meningkatkan prestasi. Dalam perspektif legalitas, bank syariah jelas berdasarkan hukum dalam aktivitas operasionalnya, yaitu (1) perundang-undangan dan peraturan bank Indonesia, (2) Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN), (3) peraturan perundang-undangan konvensional yang lain. Sehingga bank syariah diijinkan dalam hukum Islam. Bank syariah mempunyai banyak kesempatan dan tantangan dan perlu solusi terbaik. Tantangan tersebut adalah (1) keterbatasan sumber daya manusia, (2) keterbatasan modal, (3) keterbatasan sosialisasi dan pendidikan ke masyarakat, (4) keterbatasan kesetiaan pelanggan, dan (5) keterbatasan jaringan ATM.