This Author published in this journals
All Journal UNIVERSUM
Alim Khoiri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REKONSEPTUALISASI IJTIHAD MUHAMMAD (TELAAH HERMENEUTIS PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAHRUR TENTANG AS-SUNNAH) Alim Khoiri
UNIVERSUM : Jurnal KeIslaman dan Kebudayaan Vol 16, No 1 (2022): 2022
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/universum.v16i1.4081

Abstract

This study aims to explain and analyze the reconceptualization of the Prophet Muhammad's ijtihad in Muhammad Syahrur's view. This type of research is library research, namely, examining data related to the discussion by examining two primary books written by M. Syahrur, namely al-Kitāb wa al-Qur'ān Qirā'ah Mu'āshirah and Nahwa al- Ushl al-Jadīdah li al-Fiqh al-Islāmī. This study concludes that the product of the Prophet's ijtihad outside of matters of hudud, worship, hudud and unseen matters is not a revelation. Syahrur gave a new definition of as-Sunnah. As-Sunnah in language means ease or easy flow. This is in accordance with what the Prophet did by applying the laws easily and moving within the scope of God's limits.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis rekonseptualisasi ijtihad nabi Muhammad dalam pandangan Muhammad Syahrur.  Jenis penelitian ini adalah library research (penelitian pustaka) yaitu, meneliti data yang berkaitan dengan pembahasan dengan cara menelaah dua kitab primer yang ditulis oleh M. Syahrur yakni  al-Kitāb wa al-Qur’ān Qirā’ah Mu’āshirah dan Nahwa al-Ushūl al-Jadīdah li al-Fiqh al-Islāmī. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa  Produk ijtihad Nabi di luar persoalan hudud, ibadah, hudud dan hal-hal ghaib bukanlah termasuk wahyu. Syahrur memberikan definisi baru tentang as-Sunnah. As-Sunnah secara bahasa berarti kemudahan atau aliran yang mudah. Hal ini sesuai dengan apa yang dilakukan oleh Nabi dengan menerapkan hukum-hukum dengan mudah dan bergerak dalam cakupan batasan-batasan Tuhan.