Ana Maria
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEJAHATAN SIBER SEBAGAI DAMPAK NEGATIF DARIPERKEMBANGAN TEKNOLOGI DAN INTERNET DI INDONESIA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 19 TAHUN 2016 PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NO. 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DAN PERSFEKTIF HUKUM PIDANA Ana Maria; Alvi Syahrin; Syafruddin Hasibuan
Jurnal Mahupiki Vol 1, No 01 (2017)
Publisher : Jurnal Mahupiki

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.279 KB)

Abstract

ABSTRAK KEJAHATAN SIBER SEBAGAI DAMPAK NEGATIF DARIPERKEMBANGAN TEKNOLOGI DAN INTERNET DI INDONESIA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 19 TAHUN 2016 PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NO. 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DAN PERSFEKTIF HUKUM PIDANA Ana Maria F. Pasaribu* Alvi Syahrin** Syafruddin Hasibuan***   Perkembangan teknologi informasi dan arus globalisasi membawa pengaruh besar dalam berbagai bidang kehidupan manusia dunia ini saat ini. Dimulai sejak abad ke 20, perkembangan ini membawa perubahan dalam kehidupan manusia yang hidup dalam zaman yang semakin modern dengan berbagai kecanggihan alat teknologi. Dalam hal berkomunikasi, awalnya dilakukan secara langsung, kemudian melalui surat menyurat dan sekarang menggunakan alat canggih, misalnya saja Handphone (HP) sebagai alat komunikasi yang ditawarkan dengan berbagai kecanggihan lain di dalamnya. Di awali dengan lahirnya komputer yang menggunakan mesin teknologi yang canggih yang selalu dikembangkan setiap waktu guna memperbaiki kekurangan dan melakukan inovasi baru terhadap produk yang dibuat. Lahirnya teknologi sebagai perkembangan dari ilmu pengetahuan bukan hanya membawa dampak positif dalam kehidupan, tetapi juga dampak negatif yang besar, karena kejahatan teknologi lahir setelah itu. Tindak pidana yang dilakukan dalam bidang teknologi ini, diatur secara khusus dalam satu undang-undang. Permasalahan yang timbul dari uraian di atas berbicara mengenai beberapa hal, yaitu bagaimana pengaturan hukum tentang kejahatan siber, bagaimana faktor penyebab perkembangan kejahatan siber di Indonesia, serta bagaimana upaya yang dilakukan untuk menanggulangi kejahatan siber. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif. Penelitian hukum ini adalah penelitian hukum yang meletakkan hukum sebagai bangunan sistem norma, dimana berbicara mengenai asas-asas, norma, kaidah, dari peraturan perundang-undangan, perjanjian, serta doktrin. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka terhadap bahan-bahan hukum, baik bahan hukum primer, bahan hukum sekunder maupun bahan hukum tersier. Penelitian ini menggunakan bahan hukum sekunder yang diperoleh dari berbagai literatur buku dan peraturan yang berkaitan dengan penulisan skripsi ini. Tindak pidana dalam skripsi ini diatur dalam Undang-Undang No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Tindak pidana kejahatan siber terjadi karena pemanfaatan teknologi yang salah oleh orang-orang yang ingin mengambil keuntungan pribadi atau kelompok yang merugikan orang lain yang juga menggunakan teknologi tersebut.   Kata kunci: Perkembangan kejahatan, Teknologi dan Internet, Kejahatan Siber ABSTRACT CYBER CRIME AS THE NEGATIVE IMPACT OFTHE DEVELOPMENT OF TECHNOLOGY AND THEINTERNET IN INDONESIA IS BASED ON LAW NO. * Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara ** Dosen Pembimbing I *** Dosen Pembimbing II
PENGARUH IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA KENYAYAN KECAMATAN SILUQ NGURAI KUTAI BARAT KALIMANTAN TIMUR Ana Maria
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu program pemerintah pusat dan daerah dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada di daerah atau suatu wilayah agar dapat berkembang serta dapat membantu proses kemajuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh signifikan implementasi program pemberdayaan masyarakat desa Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Siluq Ngurai Kutai Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, populasi penelitian ini yaitu masyarakat yang telah mengikuti kegiatan pemberdayaan masyarakat desa Kenyayan di Kecamatan Siluq Ngurai Kutai Barat  berjumlah 89 orang dengan jumlah sampel 47  orang. Pada penelitian ini pengujian validasi yang dilakukan menggunakan Product Moment. Kemudian analisis data menggunakan aplikasi SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel implementasi program pemberdayaan masyarakat (X) terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat (Y) Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat. Pengaruh yang dihasilkan adalah pengaruh positif dan signifikan, dapat dilihat dari data hasil uji T (Parsila), menunjukkan nilai t-hitung 6,310 > 2,021 dengan nilai sig 0,000 <  dari 0,05. Dari hasil Uji F juga menyatakan bahwa secara bersama-sama (simultan) variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen, karena nilai F-hitung 39,811 > 4,06 nilai F-tabel dengan nilai signifikansi (sig) 0,000.
PERAN MAHASISWA KKN POSKO 22 DALAM PENYUSUNAN PETA DAN JALUR EVAKUASI SEBAGAI UPAYA PENGUATAN DESA TANGGUH BENCANADI DESA BUNTU BARANA Pahira; Suci Handayani Halim; Siti Nurhijrah; Mawar Indah Lestari; Ananda Harun; Diah Indra Astuti; Rahma Nita; Ana Maria; Putri Sumayya; Atnan Mahas; Abd Rafli Kasim
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1783

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 22 yang dilaksanakan di Desa Buntu Barana, Kecamatan Suli Barat, bertujuan untuk memperkuat kapasitas desa dalam menghadapi risiko bencana melalui penyusunan peta evakuasi dan penetapan jalur evakuasi. Desa ini memiliki tingkat kerentanan terhadap bencana, seperti tanah longsor dan banjir, yang semakin meningkat akibat perubahan iklim. Kegiatan dilakukan menggunakan metode observasi lapangan, pemetaan titik rawan, wawancara dengan perangkat desa, dan partisipasi masyarakat dalam merancang jalur evakuasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa KKN berhasil menghasilkan peta evakuasi yang akurat dan mudah dipahami, memasang papan jalur evakuasi, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi. Program ini berkontribusi positif terhadap kesiapsiagaan desa dan memperkuat elemen Desa Tangguh Bencana. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa KKN dapat menjadi katalisator dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana di tingkat desa.