Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Kebidanan

PENGARUH KOMPRESI PERUT BAGIAN BAWAH TERHADAP DEFEKASI BAYI BARU LAHIR Lestari, Uti; R, Pemi Sunarsih
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.232 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.35-39

Abstract

Latar Belakang: Masa neonatal merupakan periode tersingkat dari semua periode perkembangan. Salah satu proses adaptasi fisiologis yang harus dilakukan bayi dan diidentifikasi oleh tenaga kesehatan selama periode transisi kehidupan fetus ke neonatus adalah adaptasi sistem gastrointestinal. Terlambatnya pengeluaran meconium sebelum 24 jam, menjadi masalah pertama karena gagalnya keluar meconium akibat dari kegagalan migrasi sel ganglion ke pleksus mukosa dan pleksus mienterikus usus besar yang dapat menyebabkan obstruksi. Tujuan: pengaruh kompresi perut bagian bawah terhadap Defekasi bayi baru lahir. Metode: Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang bersifat korelasional, Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi baru lahir pada periode Januari-Pebruari di RSUD dr. Soeselo Slawi. Sampel dari penelitian ini adalah bayi baru lahir di RSUD dr. Soeselo Slawi. Dalam penelitian ini pengujian hipotesis pengaruh teknik kompresi perut bagian bawah terhadap defekasi pada bayi baru lahir menggunakan rumus korelasi Product Moment. Hasil : Berdasarkan penghitungan dengan menggunakan rumus Product Moment, terdapat nilai koefisien korelasi rho teknik kompresi perut bagian bawah terhadap defekasi bayi baru lahir setelah dilakukan tindakan sebesar (+) 0,259. Harga positif (+) menunjukan bahwa semakin sering dilakukan tindakan teknik kompresi perut bagian bawah maka defekasi efektif. Hasil dari rho hitung dibandingkan rho table untuk menginterpretasikan angka tersebut. Dari tabel diatas terlihat bahwa n = 60, pada taraf kesalahan 5% diperoleh harga 0,254. Hasil rho hitung ternyata lebih besar dari rho tabel (0,259 ? 0,254). Kesimpulan : terdapat pengaruh teknik kompresi perut bagian bawah terhadap defekasi bayi baru lahir. Kata Kunci : Kompresi, Defekasi
MASSASE SIMPISIS PUBIS DAN PENGENCANGAN MUSCULUS TRANSVERSUS ABDOMINIS TERHADAP PERCEPATAN PENGELUARAN URIN PADA IBU POST PARTUM SPONTAN Uti Lestari
Jurnal Kebidanan Vol 5, No 1 (2016): February 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.749 KB) | DOI: 10.26714/jk.5.1.2016.35-40

Abstract

Latar Belakang : Pada masa nifas terjadi perubahan fisiologis dan psikologis yang menyebabkan ketidaknyamanan pada masa nifas yang sering dijumpai salah satunya yaitu perubahan sistem perkemihan termasuk infeksi saluran kemih, retensio urine, atau inkontinensia. Dengan teknik massase simpisis pubis dapat membantu relaksasi melalui aliran darah pada daerah-daerah yang terpengaruh, merangsang reseptor-reseptor raba kulit sehingga merilaksasikan perasaan nyaman sehingga tidak terjadi gangguan dalam pengeluaran urin.dan trauma intrapartum yang terjadi karena penekanan kepala janin pada dasar panggul yang mengakibatkan otot dasar panggul menjadi lemah dapat diperbaiki dengan teknik pengencangan musculus transversus abdominis. Tujuan : untuk mengetahui manfaat massase simpisis pubis dan pengencangan musculus transversus abdominis terhadap percepatan pengeluaran urin pada ibu post partum spontan. Metode : penelitian eksperimental dengan desain Cross Sectional. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari populasi sejumlah 115 ibu postpartum spontan dan sample 60 ibu postpartum spontan. Penelitian ini dilakukan di Ruang nifas Analisa data untuk menguji beda rata-rata pada dua kelompok data yang independen, data berbentuk rasio menggunakan rumus uji-t test independent dalam program software SPSS 17. Hasil : Berdasarkan hasil analisa data didapatkan nilai t hitung 2.81011. Jika df= 60-2= 58 dan ? (5%) maka didapatkan t tabel 2.045. Ternyata t hitung > t tabel (2.81011>2.001717), berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat manfaat massase simpisis pubis dan pengencangan musculus transversus abdominis terhadap percepatan pengeluaran urin pada ibu post partum spontan. Simpulan : terdapat manfaat massase simpisis pubis dan pengencangan musculus transversus abdominis terhadap percepatan pengeluaran urin pada ibu post partum spontan.