Yuwono Setiadi
Jurusan Gizi Poltekkes Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Ampas Tahu Sebagai Upaya Diversifikasi Pangan di Masyarakat Yuwono Setiadi; Ria Aambarwati
JURNAL RISET GIZI Vol 2, No 2 (2014): November 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v2i2.3253

Abstract

Latar Belakang: Ampas tahu memiliki sifat yang cepat basi dan berbau tidak sedap (langu). Pemanfaatan tepung ampas tahu yang disubstitusikan ke dalam pembuatan brownies kukus adalah untuk mengganti sebagian tepung terigu dan digunakan untuk lebih meningkatkan kandungan gizi dari brownies.Tujuan: mengetahui nilai gizi brownies kukus dengan substitusi tepung ampas tahu serta daya terimanya.Metode: Penelitian dilakukan 3 tahap, yaitu: pembuatan tepung ampas tahu,  pembuatan brownies kukus, pengujian nilai gizi  serta daya terimanya. Pada penelitian ini dibuat brownies kukus dengan substitusi tepung ampas tahu  0%, 5%, 15%, 25%, 35%, 45%. Disain penelitian ini adalah eksperimen murni dengan Rancangan Acak Lengkap 1 (satu) faktor, yaitu konsentrasi substitusi serta 6 (enam) taraf perlakuan, yaitu:  0%, 5%, 15%,25%,35%, 45%. Jumlah ulangan 2 kali. Variabel yang diukur adalah mutu gizi (proximate) dan daya terimanya. Analisis data menggunakan ANOVA (Analysis of Varians) dan ANOVA Repetead Measure.Hasil: Pensubstitusian tepung ampas tahu kedalam pembuatan brownies kukus  meningkatkan mutu gizi dari brownies kukus, brownies kukus yang paling disukai dan bernilai gizi tinggi/baik adalah brownies dengan substitusi tepung ampas tahu 25%.Kesimpulan: tidak ada perbedaan mutu  gizi serta adanya perbedaan daya terima brownies kukus dengan substitusi tepung ampas tahu pada berbagai konsentrasi.Saran: perlu adanya perlakuan pendahuluan yang berupa pengukusan bahan baku tepung ampas tahu agar aroma langu yang ada pada produk dapat dikurangi.
Hubungan Lama Bekerja, Motivasi dan Pengetahuan dengan Kemampuan Bidan Desa dalam Menginterpretasikan Hasil Penimbangan (N dan T) di Kabupaten Blora Maniek Indah Kurniatri; Astidio Noviardhi; Yuwono Setiadi
JURNAL RISET GIZI Vol 4, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v4i2.3263

Abstract

Latar belakang : Interpretasi hasil penimbangan merupakan hal yang sangat penting dalam pemantauan pertumbuhan balita. Persentase balita yang naik berat badannya (N/D) merupakan indikator keberhasilan program. Masih banyak kader dan petugas kesehatan di Kabupaten Blora yang melakukan penilaian pertumbuhan berdasarkan kenaikan berat badan absolute. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama bekerja, motivasi dan pengetahuan dengan kemampuan bidan desa dalam menginterpretasikan hasil penimbangan (N dan T) di Kabupaten Blora.Metode : Penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara sistematik random sampling untuk mendapatkan sampel sejumlah 172 bidan desa. Semua data primer ( lama bekerja, motivasi, pengetahuan dan kemampuan interpretasi) diperoleh menggunakan kuesioner dengan metode wawancara. Analisis data menggunakan Chi Square.Hasil : Ada hubungan yang signifikan antara lama bekerja dengan kemampuan bidan desa dalam menginterpretasikan hasil penimbangan (N dan T) (p=0,021). Ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kemampuan bidan desa dalam menginterpretasikan hasil penimbangan (N dan T) (p=0,000). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan kemampuan bidan desa dalam menginterpretasikan hasil penimbangan (N dan T) (p=0,005)Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara lama bekerja, motivasi dan pengetahuan dengan kemampuan bidan desa dalam menginterpretasikan hasil penimbangan (N dan T).