Particulate Matter (PM) merupakan jenis polutan berbahaya dengan berbagai ukuran, yang dapat mengakibatkan tingginya kematian akibat pajanan polusi udara. Particulate Matter 2,5μm (PM2,5) atau yang disebut dengan fine particle merupakan salah satu jenis partikulat yang berukuran sangat kecil dan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Apabila terhirup ke dalam tubuh dapat berpenetrasi ke dalam saluran pernapasan bawah serta dapat melewati aliran darah. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis keefektifan sistem Filtering Berbahan Pelepah Pisang Untuk Emisi Partikulat PM2,5 (Particulate Matter2,5). Rancang bangun penelitian yang digunakan adalah Eksperimen. Penelitian dilaksanakan Laboratorium Kampus B dan Laboratorium UNKHAIR. Alat yang digunakan dalam pengukuran PM2,5 adalah PM2,5 portable. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan program statistik. Hasil peneliian menujukan bahwa kadar PM2,5 menggunakan sistem filtering berbahan pelepah pisang lebih kecil dibandingkan menggunakan nonfilter. Artinya filter pelepah pisang efektif dalam menyaring PM2.5, terdapat penurunan PM2,5 pada motor Kawasaki dan Yamaha yang menggunakan filter pelepah pisang, dan terdapat perbedaan kadar PM2,5 pada motor Kawasaki dan Yamaha, walaupun perbedaan kadar PM2.5tidak terlalu jauh.