Siti Ulparia Lubis
Alumni Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RESPON MASYARAKAT PENERIMA RASKIN TERHADAP PROGRAM BERAS BAGI KELUARGA MISKIN (RASKIN) Studi Kasus : Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor Kota Medan Siti Ulparia Lubis; Tavi Supriana, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.782 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program Raskin di Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor, menganalisis bagaimana respon masyarakat penerima Raskin terhadap program beras bagi keluarga miskin (Raskin) serta menganalisis hubungan antara karakteristik responden dengan respon masyarakat penerima Raskin terhadap Program Raskin. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan secara Simple Random Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 94 KK. Jumlah sampel dalam penelitian ditentukan dengan Metode Slovin. Pelaksanaan program Raskin dikelurahan Kwala Bekala dianalisis secara deskriptif. Respon masyarakat penerima Raskin terhadap program Raskin menggunakan pendekatan deskriptif  kualitatif. Hubungan antara karakteristik responden dengan respon masyrakat penerima menggunakan analisis Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penyaluran Raskin di Kelurahan Kwala Bekala yang tidak sesuai dengan ketetapan pemerintah adalah jumlah Raskin yang dibagikan kepada rumah tangga penerima sebesar 10 kg/RTS dengan  harga Rp1700/Kg. Ada biaya tambahan yang dikenai kepada masyarakat yaitu biaya timbangan sebesar Rp1000/kg sebagai biaya perbaikan timbangan dan biaya karung BULOG masing - masing sebesar Rp1000 dalam setiap pemakaian. Musyawarah penentuan penerima manfaat Raskin tidak pernah dilaksanakan sehingga masih ada beberapa rumah tangga miskin yang tidak menerima Raskin. Masyarakat penerima Raskin kurang mengerti tujuan dan manfaat dilaksanakannya program Raskin namun masyarakat menerima dan mengharapkan program tersebut. Masyarakat kurang berpatisipasi dalam melaksanakan beberapa kegiatan program Raskin karena tim program Raskin di Kelurahan kurang melibatkan masyarakat. Ada hubungna antara jumlah tanggungan rumah tangga penerima dengan partisipasi masyarakat serta ada hubungan antara tahun pertama memperoleh Raskin dengan sikap masyarakat.   Kata kunci : raskin, respon masyarakat penerima, partisipasi masyarakat