Winda Lihouma Purba
Alumnus Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS BREAK EVEN POINT DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT KEBUN BAH BIRUNG ULU Winda Lihouma Purba; Luhut Sihombing, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.673 KB)

Abstract

ABSTRAK Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang mempunyai peran cukup penting dalam perekonomian Indonesia, karena merupakan komoditas andalan ekspor sehingga menjadi penghasil devisa negara diluar minyak dan gas. Pengembangan agribisnis kelapa sawit merupakan salah satu langkah yang sangat diperlukan sebagai kegiatan pembangunan subsektor perkebunan dalam rangka revitalisasi sektor pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor produksi (tenaga kerja, pupuk, pestisida, jumlah pohon per hektar) terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit di daerah penelitian dan untuk mengetahui jumlah produksi dan harga produksi pada titik impas pada usaha tani kelapa sawit di daerah penelitian. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode OLS dengan Regresi Linier Berganda serta analisis BEP atas dasar jumlah produksi dan BEP atas dasar harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai F hitung > F tabel (71,691 > 19,247), sehingga tenaga kerja, pemupukan, pestisida dan jumlah pohon perhektar secara serempak berpengaruh positif dan nyata terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit di PT.Perkebunan Nusantara IV Bah Birung Ulu. Nilai Koefisien Determinasi (R2) yang diperoleh sebesar 99,7%. Hal  ini  berarti  bahwa  kemampuan  variabel tenaga kerja, pemupukan, pestisida dan jumlah pohon perhektar menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel pendapatan sebesar 99,7%, sedangkan sisanya sebesar 0,3% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diikutkan dalam penelitian ini. Jumlah produksi dan harga dari usaha tani kelapa sawit di PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) kebun Bah Birung Ulu selama tahun 2008 – 2013 telah melampaui titik break even/titik impas dan memperoleh keuntungan. Jumlah produksi pada kondisi impas pada tahun 2008 sampai tahun 2013 secara berturut-turut yaitu 1.749.285 kg; 2.880.502 kg; 4.119.740 kg; 3.737.906 kg; 4.510.159 kg; dan 4.733.664 kg. Sedangkan  besarnya harga TBS pada kondisi impas pada tahun 2008 sampai tahun 2013 secara berturut-turut yaitu Rp.909/kg; Rp.1.157/kg; Rp.1.236/kg; Rp.1.227/kg; Rp. 1.082/kg; dan Rp.1.041/kg. Kata kunci : Break Even Point, Kelapa Sawit, Faktor Produksi, Pendapatan