ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi teknis, harga dan ekonomi penggunaan pestisida pada usahatani sayur di daerah penelitian, faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan pestisida pada usahatani sayur di daerah penelitian, penggunaan pestisida pada usahatani sayur di daerah penelitian yang seharusnya berdasarkan teori LDR, serta perbedaan penggunaan pestisida yang seharusnya berdasarkan teori LDR dengan penggunaan pestisida oleh petani di daerah penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis efisiensi menganalisis efisiensi penggunaan pestisida pada tanaman sayuran, analisis regresi model regresi linier berganda menganalisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi penggunaan pestisida oleh petani sayur (harga pestisida, harga sayur, dan pengalaman bertani), analisis LDR menganalisis penentuan dosis optimal berdasarkan teori LDR, analisis Compare Means 0ne Sample t-test menganalisis perbedaan penggunaan pestisida yang optimal berdasarkan teori LDR dengan penggunaan pestisida oleh petani. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive, dengan sampel sebanyak 86 sampel.Data yang digunakan data primer dan data sekunder.Penggunaan pestisida pada kubis bunga, kubis, dan wortel belum efisien baik secara teknis, harga dan ekonomis.Harga pestisida berpengaruh nyata terhadap penggunaan pestisida pada kubis bunga dan kubis.Sedangkan pada wortel, harga sayur, harga pestisida dan pengalaman petani tidak berpengaruh nyata terhadap penggunaan pestisida. Penggunaan pestisida efisien berdasarkan LDR pada Kubis Bunga yaitu 0,1kg/0,25ha, pada Kubis yaitu 0,3kg/0,25ha, dan pada Wortel yaitu 1kg/0,25ha. Ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan pestisida secara efisien berdasarkan analisis LDR dengan penggunaan pestisida yang dibuat oleh petani kubis bunga, kubis dan wortel saat kajian dibuat. Kata Kunci: Dosis Pestisida, Tanaman Sayuran, Teori LDR.