p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bakti Saraswati
I G N Adia Atmika
Program Studi Teknik Lingkungan, UPN "Veteran" Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS ZEROWASTE NO LANDFILL SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN I Gusti Putu Suryawan; I G N Adia Atmika
Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan (Institute for Research and Community Empowerment) Universitas Mahasaraswati Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah salah satu dari sepuluh negara terpadat di dunia. Hal ini karena jumlah penduduk Indonesia mempengaruhi aktivitas konsumsi dan tentunya berbanding lurus dengan peningkatan timbulan sampah yang berdampak besar terhadap kerusakan lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal serta untuk mengetahui efektivitas penerapan program zero waste no landfill di PT Tirta Investama Mambal Factory. Data penelitian dianalisis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dalam pengelolaan limbah Pabrik PT Tirta Investama Mambal Factory, kelemahan pengelolaan sampah adalah sarana dan prasarana yang belum mendukung pelaksanaan program, tidak ada prosedur tetap pengelolaan limbah perusahaan, pengelolaan limbah kurang detail/perencanaan khusus dan kurangnya kepatuhan terhadap standar pengelolaan limbah. Efektivitas penerapan program zero waste no landfill diukur melalui ketepatan sasaran, tujuan dan pemantauan program, yang terlihat dari peran aktif pegawai yang turut serta menciptakan lingkungan hidup yang sehat dan beberapa pegawai juga bekerjasama dalam segala kegiatan untuk mengurangi volume sampah sekaligus meminimalkan penggunaan plastik. Model pengelolaan sampah berupa penyediaan tempat pembuangan sampah yang dibedakan menurut jenis sampahnya, membangun beberapa pusat daur ulang, melaksanakan pembangunan pabrik sampah dan juga menerapkan sanksi bagi yang membuang sampah sembarangan. Selain itu, pengawasan yang dilakukan terus menerus karena dalam semua proses, mulai dari pengumpulan hingga pengolahan sampah, bahkan nantinya sampah tersebut akan dijual kembali atau didaur ulang.
PERANCANGAN AIR HANDLING UNIT (AHU) SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF DALAM PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK PADA PENDINGIN RUANGAN (AC) I Putu Oka Sutrisna Wijaya; I G N Adia Atmika
Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan (Institute for Research and Community Empowerment) Universitas Mahasaraswati Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi alternatif diupayakan untuk mengatasi kelangkaan energi di masa mendatang. Penggunaan yang efektif dan efisien sebagai tindakan konservasi dikenal sebagai manajemen energi. Di sisi lain, biaya pembangkitan listrik terus meningkat. Oleh karena itu, peralatan listrik harus dimodifikasi agar lebih efektif dan efisien dalam mengkonsumsi daya. Air Handling Unit (AHU) berperan dalam mengendalikan berbagai kondisi udara seperti suhu, kelembaban, pengendalian partikel dan pembuangan kontaminan di udara. Hasil penelitian menunjukkan permasalahan pemborosan energi yang terjadi akibat penggunaan line downtime AHU 220 ml dengan temperatur out standar, sehingga overload saluran aftercooler APM sering kali mengalami trip. Targetnya adalah mengurangi waktu henti suhu keluar standar saluran AHU 220 ml sebesar 50% dari 720 menit selama 4 bulan menjadi 360 menit atau 90 menit per bulan. Namun kenyataannya melebihi target, yaitu 97,8% downtime (penurunan) penggunaan energi pada air conditioner (AC). Oleh karena itu perlu dilakukan pengaturan suhu AHU yaitu dengan menaikkan suhu water chiller agar kelembaban relatif menjadi lebih rendah dan sesuai. dengan standar zona nyaman termal di Indonesia yaitu 50% - 80%.