Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN USAHA TERNAK ITIK (Studi Kasus Desa Percut, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang) Riki Suharda; Lily Fauzia, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.53 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketersediaan input produksi, mengetahui pendapatan peternak itik serta mengetahui kelayakan usaha ternak itik di Desa Percut, kecamatan Percut Sei Tuan, kabupaten Deli Serdang. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive, dengan kriteria bahwa Percut Sei Tuan merupakan kecamatan dengan jumlah ternak itik terbesar di kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan analisis deskriptif, analisis pendapatan dan analisis kelayakan dengan menggunakan kriteria R/C ratio dan Break Even Point. Jumlah sampel adalah 23 peternak ditentukan dengan metode sensus. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa input produksi tersedia di daerah penelitian dengan rincian dari segi harga cukup terjangkau, kualitas cukup baik, jumlah cukup memenuhi dan sangat tersedia ketika dibutuhkan, pendapatan rata-rata peternak itik di daerah penelitian dalam satu kali proses produksi (2 tahun) untuk 100 ekor itik adalah Rp 7.360.913, serta usaha ternak layak dilakukan di daerah penelitian karena indikator-indikator kelayakan sudah terpenuhi dengan rincian nilai R/C ratio 1,18, BEP produksi telur 31.712 butir dan BEP harga telur Rp 1.179/butir. Kata kunci: ketersediaan, pendapatan, analisis kelayakan
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TAMBAK UDANG (Studi Kasus : Desa Sei Meran, Kec. Pangkalan Susu, Kab. Langkat ) Rizky Hermawan Pulungan; Lily Fauzia, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.341 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem budidaya udang vannamei di daerah penelitian, untuk mengetahui apakah usaha udang vanname layak atau tidak layak dikembangkan di daerah penelitian.sistem budidaya udang vannamei dijelaskan secara deskriptif, sedangkan untuk menganalisis kelayakan usaha budidaya udang vannamei menggunakan perhitungan BEP,dan R/C Ratio. Hasil penelitian adalah sistem budidaya udang vannamei di daerah penelitian menggunakan sistem semi intensif dan usaha udang vannamei layak dikembangkan secara finansial. . Kata Kunci: Udang Vannamei, Break Event Point (BEP), R/C Ratio
ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN UBI KAYU MENJADI TAPE UBI (Studi Kasus: Kelurahan Baru Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan) Ade Silvana Sari; Lily Fauzia, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.663 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengolahan ubi kayu menjadi tape ubi, menghitung dan menganalisis besarnya nilai tambah yang dihasilkan dari proses pengolahan ubi kayu menjadi tape ubi, serta menghitung dan menganalisis besarnya pendapatan usaha tape ubi di Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penentuan daerah penelitian secara purposive (sengaja) berdasarkan pertimbangan daerah tersebut memiliki banyak pengusaha tape ubi yang sesuai dengan kebutuhan penelitian. Metode pengambilan subjek penelitian menggunakan Metode Sensus, dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 28 pengusaha. Untuk menghitung dan menganalisis nilai tambah digunakan metode nilai tambah netto. Hasil Penelitian menyimpulkan bahwa proses pengolahan ubi kayu menjadi tape ubi di daerah penelitian terdiri dari 7 tahapan, yaitu: pengupasan, pengerokkan, perebusan, pendinginan, peragian, pembungkusan, dan pemeraman. Seluruh tahapan ini terangkai dalam satu kegiatan yang berkesinambungan dan membutuhkan waktu selama 3 hari. Nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan ubi kayu menjadi tape ubi pada skala industri rumah tangga di daerah penelitian tergolong tinggi (58,82%). Rata-rata pendapatan pengusaha tape ubi di daerah penelitian sebesar Rp.3.548.018,78 per bulan atau lebih besar dari upah minimum Kota Medan (UMK).   Kata kunci: Tape Ubi, Nilai Tambah, Pendapatan.