Andi Rika Nuralya
Jln. Sultan Alauddin 2

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RESPONS PENAWARAN KOMODITAS KARET ALAM DI SULAWESI SELATAN Andi Rika Nuralya
JURNAL PENA Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Respons Penawaran Komoditas Karet Alam di Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi respons penawaran terhadap luas arealdan produktivitas karet alam di Sulawesi Selatan serta menganalisis elastisitas penawaran karet alam dalam jangka panjang dan jangka pendek. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan deret waktu (time series) selama 21 tahun (1997-2017), maka penelitian dilakukan dengan mengambil seluruh data yang berhubungan dengan respons penawaran karet berupa data tahunan (t). Penelitian ini menggunakan model distribusi beda kala (time lagged) dengan metode penyelesaian model Nerlove berupa persamaan tunggal regresi berganda. Metode analisis permasalahan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang signifikan mempengaruhi respons luas areal karet alam di Sulawesi Selatan adalah produktivitas tahun sebelumnya. Sedangkan, pada respons produktivitas karet alam di Sulawesi Selatan tidak ada satupun variabel yang signifikan. Respons penawaran karet alam terhadap harga karet alam dalam jangka pendek dan panjang bernilai yaitu 0,29 dan 0,49  menunjukkan nilai yang inelastis ( E 1 ). Respons penawaran karet alam dalam jangka panjang lebih besar dibandingkan dengan  respons penawaran jangka pendek. Hal tersebut berpeluang untuk peningkatan luas areal dan produktivitas karet alam dalam jangka panjang lebih baik daripada peluang pada jangka pendek. Nilai tersebut diuraikan bahwa  setiap perubahan satu persen variabel independen dari masing-masing model respons akan terjadi perubahan pada variabel dependen berkurang satu persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa petani kurang memberi respons atas perubahan harga.