Sadriana Ayu
Teknologi Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Reliabilitas Instrumen Penggunaan SPADA (Sistem Pembelajaran dalam Jaringan) Sadriana Ayu; Mohammad Shafie Bin Rosli
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 6 No. 1 (2020): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v6i1.706

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji reliabilitas dari faktor infrastruktur ICT, belajar mandiri, efikasi diri dan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini dijalankan di Universitas Muhammadiyah Makassar dengan sampel 12 orang mahasiswa dari berbagai fakultas yaitu fakultas kedokteran, fakultas teknik, fakultas agama islam, fakultas sosial dan ilmu politik, fakultas ekonomi dan bisnis, dan fakultas pertanian. Masing-masing fakultas memilih 2 orang responden. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan dan diuji reabilitasnya adalah kuesioner dengan menggunakan 5 item skala likert. Untuk analisis data dalam penelitian ini menggunaka analisis reliabilitas berdasarkan nilai cronbach alphadengan bantuan aplikasi perhitungan SPSS (Statistical Product and Service Soution). Hasil penelitian menunjukkan bahwa reabilitas dari setiap faktor berdasarkan nilai dari cronbach alpha yang tinggi. Untuk faktor infrastrukturv ICT nilai alpha adalah 0.94 dengan tahap cemerlang, faktor belajar mandiri nilai alpha adalah 0.75 dengan tahap diterima, efikasi diri niai alpha 0.80 dengan tahap baik, dan model TAM terbagi atas 4 faktor iaitu persepsi kebermanfaatan dengan nilai alpha 0.90 dengan tahap cemerlang, persepsi kemudahan penggunaan nilai alpha adalah 0.78 dengan tahap diterima, Sikap dan niat pengguna adalah 0.82dengan tahap baik serta pengguna sebenar nilai alpha adalah 0.74 dengan tahap reabilitas diterima. Dapat simpulkan bahwa nilai reliabilitas dari setiap konstruk adalah tinggi sehingga ini menunjukkan bahwa instrumen penggunaan SPADA ini dapat digunakan dalam penelitian selanjutny
PENGARUH OTONOMI PENDIDIKAN TERHADAP PENINGKATAN MUTU SMA UNISMUH MAKASSAR Sadriana Ayu
JURNAL PENA Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.859 KB)

Abstract

Perubahan kebijakan pendidikan dari sentralisasi menjadi desentralisasi yang berpusat di pemerintahan kota dan Kabupaten. Perubahan arah kebijakan inilah yang secara langsung juga berimplikasi pada produk nyata dari pelaksanaan reformasi di bidang pendidikan. Otonomi pendidikan sebagai konsekuensi dan hasil reformasi telah menjadi komitmen politik sejak otonomi daerah diberlakukan Otonomi pendidikan memang diyakini sebagai modal dasar untuk terselenggaranya  pendidikan berkualitas. Otonomi pendidikan juga diyakini dapat menghadapi tantangan yang terjadi dalam dunia pendidikan. Melalui otonomi pendidikan  akan terbangun sistem pendidikan yang kokoh di daerah; demokratisasi pendidikan berjalan dengan partisipasi nyata dan luas dari masyarakat, memupuk kemandirian,  mempercepat pelayanan, dan potensi sumberdaya lokal di daerah dapat didayagunakan  secara optimal untuk suatu kemajuan pendidikan sehingga dirumuskan maslah bahwa Apakahotonomi pendidikan berpengaruh terhadap peningkatan mutu SMA Unismuh Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian kualitatif. Dengan sampel sebanyak 33 orang dengan spesifikasi kepala sekolah, guru, staff, dan siswa. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar yang secara konseptual telah diakui kepala sekolah bahwa SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar pada tahun 2016 telah meraih prestasi dengan gelar Akreditasi A. dengan persiapan berkas sampai pada pengadaan beberapa sarana dan prasarana penunjang serta pengawasan terhadap kinerja tenaga pendidik dan kependidikan. Analisis kelulusan standar yang digunakan sekolah  adalah mengikuti ujian teori dan praktek, standar KKM untuk semua mata pelajaran adalah nilai 75 serta rata-rata ujian sekolah 7,50 dan ujian nasional 5,50 dengan program jurusan untuk kelas XI dan XII adalah IPA dan IPS. Berdasalkan hasil penelitian yang dilakukan dapat simpulkan bahwa dengan adanya otonomi pendidikan mampu memingkatkan kualitas sekolah secara khusus dan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan secara umum karena masing-masing daerah dan sekolah lebih keatif untuk mengembangkan program sekolah sebagai penunjang peningkatan mutu.  Kata Kunci :Otonomi Pendidikan, Peningkatan Mutu Sekolah