Risma Handayani
STAI Al-Gazali Soppeng

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KREATIVITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI SDN 39 SERING KECAMATAN DONRI-DONRI KABUPATEN SOPPENG Risma Handayani
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 01 (2020): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v5i01.3343

Abstract

ABSTRAKJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan yang berbentuk deskriptif kualitatif. Hal ini memungkinkan peneliti melakukan penghayatan/pemaknaan terhadap gejala-gejala atau fenomena yang terjadi di dalam suatu lembaga pendidikan, atau berusaha memahami dan menafsirkan makna suatu peristiwa interaksi tingkah laku antar para pengelola pendidikan dalam situasi penyelenggara pendidikan, baik menurut perspektif peneliti sendiri (etic) maupun dari sumber data (emic). Gagasan inovatif Guru Pendidikan Agama Islam di SDN 39 Sering Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng adalah Pembaharuan atau inovasi dalam dunia kependidikan sering diartikan sebagai suatu upaya lembaga pendidikan dalam menjembatani masa sekarang dan masa yang akan datang dengan cara memperkenalkan program kurikulum atau metodologi pengajaran yang baru sebagai jawaban atas perkembangan internal dan eksternal dalam dunia pendidikan yang cenderung mengeja efisiensi dan efektivitas. Adapun langkah-langkah guru PAIĀ  di SDN 39 Sering Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng dalam mendesain media PowerPoint adalah sebagai berikut: (1) Telaah Tujuan Instruksional (TIK) pokok bahasan yang akan diajarkan. Pilih TIK yang pencapaiannya memerlukan media, dalam hal ini menggunakan media transparansi. (2) Telaah materi untuk menentukan jenis media yang diperlukan. (3) Keadaan pembelajar. Perhatikan keadaan pembelajar untuk mempertimbangkan kesulitan pelajaran, kecepatan penyerapan, tingkat perbendaharaan kata yang akan dipakai. (4) Menentukan bentuk program transparansi.