Soeisniwati Lidwina
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENULISAN PARAGRAF DALAM KARYA ILMIAH MAHASISWA Lidwina, Soeisniwati
JURNAL STIE SEMARANG Vol 5 No 1 (2013): VOLUME 5 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.822 KB)

Abstract

Untuk memenuhi penulisan paragraf dalam karya ilmiah yang baik maka perlu memperhatikan syarat-syarat paragraf seperti kesatuan, pengembangan, kepaduan, kekompakan, dan pengembangan paragraf serta memahami penggunaan jenis-jenis paragraf. Paragraf mengandung aspek kesatuan, gagasan dasar itu dikemukakan   ke dalam kalimat topik dan gagasan pengembang dikemukakan ke dalam kalimat –kalimat pengembang serta kalimat-kalimat tersebut saling berhubungan, selanjutnya aspek pengembangan gagasan dasar dinyatakan ke dalam kalimat topik dan gagasan pengembang dinyatakan ke dalam kalimat-kalimat penjelas/lanjutan, aspek kepaduan, yakni keserasian hubungan antargagasan dalam paragraf yang berarti pula keserasian hubungan antarkalimat dalam paragraf, aspek kekompakan, yakni   kekompakan struktural dan leksikal. Kekompakan struktural ditandai oleh adanya hubungan struktur kalimat-kalimat yang digunakan dalam paragraf dan kekompakan leksikal ditandai oleh adanya kata-kata yang digunakan dalam paragraf untuk menandai hubungan antarkalimat atau bagian paragraf, aspek pengembangan, yakni pembentukan paragraf dalam teks dikaitkan dengan paragraf yang lain, hasil pengembangan ini ialah untaian paragraf yang menunjukkan paragraf yang cocok dengan paragraf yang lain. Dalam pengungkapan gagasan/ide ke dalam paragraf bisa melalui   paragraf  deduktif, yakni kalimat topik diletakkan pada awal paragraf dan diikuti kalimat-kalimat pengembang, bila kalimat topiknya diletakkan akhir paragraf dan sebelumnya diawali gagasan- gagasan pengembang disebut paragraf induktif, bila kalimat topik terletak di awal dan akhir paragraf, gagasan pengembangnya diletakkan di antara   keduanya disebut paragraf kombinasi, serta kalimat topik terletak pada setiap kalimat disebut paragraf deskriptif. Penerapan penulisan paragraf dalam karya ilmiah tersebut perlu dikembangkan gagasan dalam kalimat-kalimat, satuan paragraf, bab, atau subbab sehingga   menjadi suatu karya ilmiah yang utuh. Penulisan karya ilmiah tersebut dituntut juga penginformasian secara utuh, artinya ketelitian dalam tulis-menulis ilmu yang menyangkut data, nama orang, nama tempat, hingga ejaan dan tanda baca
DISLEKSIA BERPENGARUH PADA KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS Lidwina, Soeisniwati
JURNAL STIE SEMARANG Vol 4 No 3 (2012): VOLUME 4 NOMER 3 EDISI OKTOBER 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.886 KB)

Abstract

Beberapa anak mengalami gangguan membaca dan menulis. Gangguan itu disebut disleksia yaitu hilangnya kemampuan membaca dan menulis.Kondisi tersebut bukan berbentuk ketidakmampuan fisik melainkan mengarah pada otak yang berfungsi sebagai pengolah dan pemroses informasi. Guru dan Orangtua kurang menyadari kondisi anak yang mengalami gangguan seperti itu.Bila kondisi itu dibiarkan saja maka akan berpengaruh pada tingkat kemampuan membaca dan menulis seseorang. Oleh sebab itu dalam makalah ini, penulis merumuskan masalah” Bagaimanakah gejala dan penyebab serta cara penyembuhan disleksia?” Selanjutnya pada pembahasan, penulis uraikan gejala disleksia, yaitu, ragu-ragu dan lambat dalam berbicara, kesulitan memilih kata yang tepat untuk menyampaikan maksud yang diucapkan, kesalahan mengeja yang dilakukan terus-menerus, membaca kata demi kata secara lamban dan intonasi naik turun, membalikkan huruf,  kata,  dan angka yang mirip, kesulitan dalam menulis. Penyebab disleksia,yakni masalah fonologi yaitu hubungan sistematik antara huruf dan bunyi, masalah mengingat perkataan, masalah penyusunan yang sistematis, masalah ingatan jangka pendek, dan masalah pemahaman sintaksis (tata bahasa).Di antara sekian banyak penyebab, faktor utamanya adalah otak. Alternatif penyembuhan disleksia, antara lain anak distimuli di bagian otak   dengan sejumlah pembelajaran membaca,. Dengan metode multi-sensory pembelajaran mengeja, dan mengajar dengan bunyi-bunyian dengan isyarat yang bervariasi. Dengan pemberian bantuan yang beragam dan teratur, anak disleksia akan mencapai kemajuan
PEMARAGRAFAN DALAM SURAT NIAGA BAHASA INDONESIA Lidwina, Soeisniwati
JURNAL STIE SEMARANG Vol 1 No 1 (2009): VOLUME 1 EDISI KHUSUS 2009
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.417 KB)

Abstract

In composing process of commercial letters, we need a clesr paragraph composition. According to my   knowledge, there  has not any research  about  Indonesian  Commercial  letters  paragraph  composition, yet. Therefore, I observe this issue. Some problems that may come up in my observation are the theme development of the letters, the connection between paragraphs, and the material s that have been used. The  goal  of  this  observation  is to  give  some  description  about Indonesian commercial letters paragraph composing,  that  is the development of the main ideas or the letters themes, harmonization of the connection between the sentences. This observation use thoroughly approaching method. The content of the trading mails was supposed to be one whole unit. After read all the commercial letters, I analyzed the elements that composed the mails, then I find the relation semantically, lexically, and grammatically. These observation files are in the grammar files form which related to commercial letters, including introduction letters, offerrequest, offerings, demands, and orders delivery from the private companies. All files werw collected by a content analysis, that is collecting all commercial  letters from the private companies and then the letters werw selected and sorted, make a note of the themes  development, the marker of the relation  between  sentences the marker of the relation between paragraphs semantically, lexically, and grammatically, including all kind of the commercial letters which was mentioned above. The observation  result shows that there  are tendencies  that the letter is paragraphs  content  by 2 and  3 paragrafs,  that  is opening  and closing paragraph, or opening, connector, and closing paragraph. Opening paragraphs always content by 1 paragraf, so that the cosing paragraphs, except on the 2 letters, that the closing paragraphs content by 2 paragrafs. The main ideas of each paragraphs content  by 1 idea. There are some tendencies that every paragraphs was made by  1 sentence, so the letter is idea is only a development of one single sentence. A commercial letter which   its   paragraphs   idea  was   developed   deductively,   the   relation between sentences  always  subordinative.  A commercial  letter which  its closing  paragraphs     content   by  2  sentences,   the  relation   between sentences always coordinative. The relation between paragraphs and sentences semantically, lexically, and grammatically always used by commercial  letters to create a harmonize  reading. There are tendencies that the relation between paragraphs always coordinative.  The semantic ways between the paragraphs which used by the letters are the relation of reason-result, the ways-the goal, the conditions- the result, additives (not the time additives), and time additives. There are some tendencies  that relation between  paragraphs that  have  been used  semantically  are the relation of reason-result.