Ariyanto Ariyanto
Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Bosowa Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETERMINAN PEMBANGUNAN KAWASAN KOTA BARU MONCONGLOE-PATTALLASSANG METROPOLITAN MAMMINASATA Ariyanto Ariyanto
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v6i1.2525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pembangunan kawasan kota baru Moncongloe - Pattallassang Metropolitan Mamminasata. Penelitian ini menggunakan gabungan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mixed method). Data diperoleh melalui observasi, survei, dan dokumentasi. Konsep pembangunan kawasan kota baru Moncongloe - Pattallassang dilaksanakan berdasarkan arahan pola ruang kawasan terkait fungsi-fungsi perkotaan yang dikembangkan, hal ini merekondisi pembangunan aktivitas-aktivitas perkotaan (permukiman skala besar, perdagangan, jasa, dan pendidikan), secara tidak langsung menyebabkan terjadinya proses alih fungsi guna lahan dari lahan produktif (pertanian) menjadi lahan industrial perkotaan. Selain pola ruang, struktur ruang juga akan terbentuk seiring pembangunan kota baru Moncongloe - Pattallassang yang dihubungkan dengan sistem sirkulasi transportasi yang terindikasi membentuk simpul-simpul pergerakan yang menghubungkan tiga kota (Makassar-Maros-Sungguminasa) menyebabkan berkembangnya aktivitas-aktivitas perkotaan baru yang kompak dalam skala kecil dan cenderung membentuk “exclaves” pada daerah pertanian disekitarnya, lama kelamaan daerah-daerah kekotaan yang terpisah-pisah tersebut menyatu dan membentuk kota lebih besar dan kompak yang dihubungkan oleh sistem sirkulasi transportasi. Perubahan struktur dan pola ruang kawasan dalam dinamika pembangunan kawasan kota baru Moncongloe - Pattallassang mengondisikan perubahan interaksi, relasi ekonomi, adaptasi sosial, pola pendidikan, dan reorientasi mata pencaharian, sehingga proses tersebut mengondisikan terjadinya perubahan sistem sosial komunitas lokal perkotaan dari sepenuhnya agraris perdesaan kearah sistem sosial masyarakat industrial perkotaan, berdampak pada perubahan struktur sosial masyarakat.
KOEKSISTENSI DUALISME EKONOMI DI KAWASAN METROPOLITAN MAMMINASATA Yan Radhinal; Ariyanto Ariyanto
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v6i1.2532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan fisik spasial yang terjadi di kawasan Jalan Tun Abdul Razak dan bagaimana perkembangan polarisasi dualisme aktivitas ekonomi akibat dampak pembangunan kawasan pinggiran.  Penelitian ini menggunakan dua pendekatan yaitu kuantitatif dan kualitatif dengan pola dominant-less, dominant design dimana pendekatan kualitatif berposisi sebagai dominan dan kualitatif berposisi sebagai less dominant. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji korelasi dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi perubahan fisik spasial dipengaruhi oleh 4 hal yaitu faktor aksesibilitas, faktor pelayanan umum, faktor karakteristik lahan, dan prakarsa pengembang. Polarisasi fungsi-fungsi aktivitas ekonomi yang terjadi di kawasan pinggiran Jalan Tun Abdul Razak ditandai dengan munculnya aktivitas ekonomi formal dan informal di sepanjang koridor Jalan Tun Abd Razak yang berkembang secara linear mengikuti pola jaringan jalan.