Endy Agustian
Mahasiswa S2 Magister Perencanaan Kota dan Daerah Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI NILAI LOKAL SEBAGAI BASIS PERENCANAAN PERMUKIMAN BERKELANJUTAN Endy Agustian
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v6i2.3196

Abstract

Kemajemukan merupakan aspek yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Bali dikenal sebagai daerah yang memiliki keanekaragaman budaya pada penduduknya terutama dalam hal beragama. Hal tersebut secara tidak langsung dapat menyebabkan terjadinya keminoritasan khususnya umat muslim yang tinggal di Bali. Desa Pegayaman merupakan salah satu contoh desa muslim di Bali yang mampu bertahan diantara kentalnya kehidupan umat Hindu di Bali. Keunikan permukiman ini terletak pada kenyataan bahwa semua penduduknya beragama Islam dan masyarakat Pegayaman bukan pendatang tetapi orang asli Bali. Di dalam permukiman, ini seluruh tatanan kehidupan sosial dan keagamaan dilandasi dengan semangat dan ajaran Islam. Sehingga dapat dikatakan bahwa karakteristik jagat Bali sebagaimana yang selama ini dikenal telah hilang di Pegayaman. Penelitian ini menunjukkan adanya empat konsep permukiman Desa Muslim Pegayaman yang meliputi: (1) proses terbentuknya Desa Muslim Pegayaman sebagai hadiah yang memiliki kewenangan tersendiri, (2) pola keruangan berbasis sistem kekerabatan, (3) ruang pertanian sebagai keberdayaan masyarakat, dan (4) masjid sebagai inti tata ruang dan tata sosial budaya. Berdasarkan konsep-konsep tersebut, maka diperoleh satu teorisasi yaitu permukiman Desa Pegayaman Bali berbasis nilai-nilai Islam.