Dwi Ratnaningdyah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NOVICK DIPADUKAN DENGAN STRATEGI COOPERATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) Dwi Ratnaningdyah
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 13
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Telah dilakukan penelitian eksperimen semu mengenai penerapan model pembelajaran novick yang dipadukan dengan strategi cooperative problem solving (CPS) untuk menguji keefektivitasannya dalam meningkatkanpemahaman konsep siswa pada topik arus listrik searah. Masalah yang ditemukan di lapangan adalah siswa masih sering menghafal rumus dan sering kali hanya menyelesaikan soal-soal hitungan saja. Dengan kata lain, pemahaman konsep fisika siswa masih lemah. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas XII di salah satu SMA di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur,Sumatera Selatan dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Kelompok eksperimen diterapkan pembelajaran dengan model novick dipadukan dengan strategi CPS sedangkan kelompok kontrol diterapkan pembelajaran dengan model novick yang dipadukan dengan strategi individualproblem solving (IPS). Dari perbandingan rata-rata gain yang dinormalisasi <ngain> dari tes pemahaman konsep, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran novick yang dipadukan dengan strategi CPS lebih signifikan dengan tingkat keyakinan 95% dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa SMA pada topik arus listrik searah dibandingkan jika dipadukan dengan strategi IPS.Kata kunci : model pembelajaran novick, strategi cooperative problem solving (CPS), pemahaman konsep
MENGUNGKAP MISKONSEPSI FISIKA DENGAN METODE THE THREE-TIER TEST Dwi Ratnaningdyah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 5 MEI 2018
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.116 KB)

Abstract

This paper is the result of a literature review of The Three Tier-Test method in disclosing the physics misconception of the students. Misconception is a condition in which a person has a false or incorrect concept of physics. Misconception in Physics lessons is experienced by many students in school and collages. This misconception is got by students from everyday experiences in the home and school environment because of poor teaching methods. There are various ways to know if a person has misconception or not. Among these are using the CRI (Certainty Response Index) method and the TTT (Three Tier-Test) method. These methods use multilevel questions in which learners should answer the concept correctly and then they have to answer the next level of questions. The TTT method question consists of three levels of questions: core questions (questions that measure conceptual understanding), the reason why choosing the previous answer, and the last question is the level of confidence of learners in answering the test. With this method, the misconceptions of learners will be seen and can be acted upon according to the results obtained.Keyword---  misconception, Three-Tier Test (TTT), physics learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY BERBANTUAN ALAT PERAGA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA Yumita Devi Septiani; Patricia Lubis; Dwi Ratnaningdyah
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2020): JANUARI 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/luminous.v1i1.3446

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan ada atau tidak pengaruh model pembelajaran Guided Inquiry berbantuan alat peraga terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika siswa SMA Negeri 10 Palembang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Quasi Experimental Design dengan Posttest Only Control Group Design. Variabel penelitian terdiri dari variabel terikat yaitu kemampuan pemecahan masalah dan variabel perlakuan adalah model pembelajaran Guided Inquiry berbantuan alat peraga.populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA di SMA Negeri 10 Palembang yang berjumlah 256 siswa. Teknik yang digunakan sampling purposive untuk menentukan sampel dengan jumlah 74 siswa yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas XI MIA 2 yang berjumlah 37 siswa sebagai kelas eksperimen akan diberikan perlakuan model pembelajaran guided inquiry berbantuan alat peraga dan siswa kelas XI MIA 3 berjumlah 37 siswa sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes essay dengan jumlah 5 soal. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t pihak kanan dengan taraf signifikan α = 0,05 didapat ttabel sebesar 1,67 dan thitung sebesar 6,34. Berdasarkan hasil perhitungan data artinya ada pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran guided inquiry berbantuan alat peraga terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika siswa SMA Negeri 10 Palembang.