Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERSEPKTIF HUKUM ISLAM TENTANG SILARIANG AKIBAT TINGGINYA UANG PANAIK Sunniati; Zulfahmi Alwi; Intan Cahyani
Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam Vol 4 No 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/qadauna.v4i2.29119

Abstract

Pokok permasalahan penelitian ini adalah 1) Bagaimana Perkawinan silariang di Desa Mangindara Kecamatan Galesong-Selatan Kabupaten Takalar. 2) Bagaimana Keberadaan uang panaik sebagai syarat perkawinan di Desa Mangindara Kecamatan Galesong-Selatan Kabupaten Takalar. 3) Bagaiamana Persepktif hukum Islam tentang silariang akibat tinggginya uang panaik di Desa Mangindara Kecamatan Galesong-selatan Kabupaten Takalar. Jenis penelitian ini tergolong dari penelitian kualitatif/lapangan atau field research dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan syar'i dan siologis. Dari Hasil penelitian menunjukkan bahwa silariang terjadi karena tingginya uang panaik sehingga kedua pasangan yang saling mencintai melakukan perkawinan silariang dan di dalam hukum Islam tidak ada ketentuan yang mengatur tentang jumlah atau batasan uang panaik, Namun demikian demikian demikian hukum mubah (dibolehkan) dan diserahkan pada tradisi pada tradisi masyarakat setempat sesuai dengan kesepakatan bersama pihak kedua bela. Implikasi dari penelitian ini adalah dalam penentuan jumlah uang panai sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan pihak laki-laki sehingga kedua belah pihak tidak ada yang merasa diberatkan dan tidak melakukan silariang, pada penetapan uang panaik hendaknya pihak laki-laki juga memahami keadaasn keluarga perempuan dan keadaan sosialnya, sehingga dalam pemberian biaya (walimah) uang panaik berada di posisi pada yang wajar untuk diterima. Abstrak Permasalahan utama penelitian ini adalah 1) Bagaimana perkawinan silang di Desa Mangindara, Kecamatan Galesong-Selatan, Kabupaten Takalar. 2) Bagaimana keberadaan uang panaik sebagai syarat pernikahan di Desa Mangindara, Kecamatan Galesong-Selatan, Kabupaten Takalar. 3) Bagaimana perspektif hukum Islam mengenai silariang akibat tingginya arus kas di Desa Mangindara, Kabupaten Galesong-selatan, Kabupaten Takalar. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif/bidang atau penelitian lapangan dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan syar'i dan siologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silariang terjadi karena tingginya jumlah uang panaik sehingga kedua pasangan yang saling mencintai melakukan perkawinan silang dan dalam hukum Islam tidak ada ketentuan yang mengatur jumlah atau batas uang panaik, namun hukum diperbolehkan (diperbolehkan) dan diserahkan kepada tradisi. masyarakat lokal sesuai dengan kesepakatan bersama kedua belah pihak
Inovasi Produk Pangan Lokal “Nutribites” Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini Dewi Aisyah Widiawati; Dione Nabila Jang Putri; Dwi Atika; Fadhila Alif Aulia; Fida Mauliyatul Chusnia; Fizah Taswirul Bariroh; Ikke Nurroani; Intan Cahyani
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/19qk5j94

Abstract

Chronic nutritional conditions such as stunting are still a problem that requires special attention in Indonesia, because they can hinder children's growth and intelligence. One solution that can be developed is to provide nutritious local food products that are practical and popular with children. This research discusses the " Nutribites" product, a healthy snack made from local ingredients such as Moringa leaves, snakehead fish, mocaf flour (modified cassava flour), gelatin, and date puree. This research was carried out through a literature review by analyzing various scientific sources that discuss the nutritional content and benefits of the ingredients that make up the product. Studies conducted show that the mixture of ingredients in Nutribites has complete nutritional content, including protein, calcium, iron and vitamins, which are very much needed to support children's growth, especially in the early phases of life. Apart from being high in nutrition, this product also has social and economic potential because it can be developed as a community-based business. Thus, Nutribites can be an alternative nutritious snack based on local food that contributes to preventing stunting while supporting the implementation of the SDGs agenda, especially the second goal which focuses on eliminating hunger and the third goal which emphasizes the importance of community health and welfare.
PRAANGGAPAN PADA LAGU “SESI POTRET” KARYA ENAU DAN ARI LESMANA: KAJIAN PRAGMATIK Ghinaa Jayanthi Putri; Lisna Darniati; Jania Ningsih; Martina Nur Avida; Talita Nur Havizah; Intan Cahyani; Inggri Selpi Arianti; Arini Putri Safira; Rafii Ahmad
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/g6zz1910

Abstract

Penelitian ini membahas tentang praanggapan dalam lagu Sesi Potret karya Enau dan Ari Lesmana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis-jenis praanggapan dalam lagu Sesi Potret karya Enau dan Ari Lesmana melalui kajian pragmatik. Data penelitian berupa data lagu yang dianalisis berdasarkan teori praanggapan George Yule. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik simak, catat, dan analisis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 13 data praanggapan yang terdiri atas 5 praanggapan faktif, 4 praanggapan leksikal, 2 praanggapan konterfaktual, 1 praanggapan struktural, dan 1 praanggapan eksistensial. Praanggapan faktif menjadi jenis yang paling dominan karena banyak data menegaskan kenyataan tentang kehilangan dan kepergian sosok yang dicintai. Analisis menunjukkan bahwa makna dalam lagu dibangun melalui anggapan dan konteks yang menghadirkan kesan emosional berupa kerinduan, penyesalan, dan penerimaan atas kehilangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kajian pragmatik dapat membantu memahami makna tersirat dalam data lagu secara lebih mendalam.