Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL SWARNABHUMI

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN FLORA DAN FAUNA DI KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 SEMENDAWAI SUKU III OKU TIMUR TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Vinny Lorensa Putri Erza; Magdad Hatim; Mirna Taufik
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.909 KB) | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v3i2.2601

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini yaitu adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar pokok bahasan flora dan fauna di Kelas XI IPS SMA Semendawai Suku III OKU Timur. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Two Stay-Two Stray (TS-TS) terhadap hasil belajar siswa Kelas XI IPS SMANegeri 1 Semendawai Suku III. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen kuantitatif, dengan desain penelitian menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Semendawai Suku III Oku Timur sebanyak 126 siswa dengan jumlah kelas sebanyak 4 Kelas. Sampel dalam penelitian ini siswa kelas XI IPS 4 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 3 sebagai kelas kontrol yang diambil dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen utama yang digunakan adalah tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar pokok bahasan Flora dan Fauna kelas XI IPS pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan perlakuan model pembelajaran Two Stay-Two Stray (TS-TS), dibuktikan dengan harga thitung (17,708) yang lebih besar dari pada ttabel (2,039). (2) Ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar pokok bahasan Flora dan Fauna kelas XI IPS pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah menggunakan metode konvensional, dibuktikan dengan harga thitung (13,496) yang lebih besar dari pada ttabel (2,042). (3) Ada pengaruh Model Pembelajaran Two Stay-Two Stray terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan Flora dan Fauna di Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Semendawai Suku III Oku Timur tahun pelajaran 2018/2019, yang dibuktikan dengan thitung = 9,69 atas dasar taraf signifikan 0,05 untuk dk = 61 diperoleh ttabel = 1,999 maka thitung > ttabel yaitu 9,69 > 1,999. Sesuai dengan kriteria pengujian yang dirumuskan, maka dengan demikian hipotesis yang menyatakan “ada pengaruh model pembelajaran Two-Stay Two-Stray terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan Flora dan Fauna di Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Semendawai Suku III Oku Timur tahun pelajaran 2018/2019” diterima.
FAKTOR PENYEBAB TINGGINYA JUMLAH PENDUDUK TRANSMIGRAN DI DESA JUD NGANTI KECAMATAN SANGA DESA KABUPATEN MUSI BANYUASIN Monanisa Monanisa; Suktriani Suktriani; Mirna Taufik
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.99 KB) | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v4i1.2553

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk di Provinsi Sumatera Selatan dari tahun ketahun meningkat, salah satunya adalah Desa Jud Nganti Kecamatan Sanga Desa  Kabupaten Musi Banyuasin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Penyebab Tingginya jumlah Penduduk Transmigran di desa Jud Nganti Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin.Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menginterpretasikan fakta yang ditemukan di lapangan.  Sumber informasi dalam penelitian ini adalah masyarakat transmigran yang bertahan di desa jud nganti.Teknik pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi dan observasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab tingginya jumlah penduduk transmigran  di desa Jud Nganti yang paling dominan yaitu faktor pertama ketenagakerjaan (pendapatan dan pekerjaan). Kesimpulan dari penelitian ini sejalan dengan banyaknya penelitian yang menyebutkan bahwa masyarakat yang bertransmigrasi ke daerah tujuan memiliki banyak faktor penyebab salah satunya adalah faktor ekonomi dan sosial, bukan hanya faktor bencana alam dan penyempitan lahan.
PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP PEMAHAMAN BELAJAR SISWA KELAS IX SMP N 2 MUARA KUANG sika rani; Monanisa Monanisa; Mirna Taufik; Nina Damayati; Deni Puji Hartono
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v7i2.6823

Abstract

ABSTRAKAbstrak.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran online terhadap pemahaman belajar siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Muara Kuang. Metode yang digunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang duduk di kelas IX di SMP Negeri Muara Kuang tahun pelajaran 2020/2021.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari siswa kelas IX 1 dan 10 guru SMP Negeri 2 Muara Kuang, dengan jumlah 40 orang. Teknik analisis data menggunakan uji T. Hasil penelitian bahwa pengaruh pembelajaran online terhadap pemahaman belajar siswa kelas IX SMP N 2 Muara Kuang berada pada tingkat kategori “sangat rendah. Hal inilah yang membuat siswa merasakan pembelajaran secara tatap muka lebih baik dari pada pembelajaran online.Kata kuci : Pembelajaran Online, Pemahaman Belajar Siswa
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP SAMPAH RUMAH (DOMESTIK) DI PINGGIRAN SUNGAI KECAMATAN KERTAPATI KELURAHAN KEMANG AGUNG KOTA PALEMBANG Tia Puspa; Mirna Taufik; Mega Kusuma Putri
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v8i1.6192

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap sampah rumah tangga (domestik) dipinggiran sungai Kecamatan Kertapati Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Melibatkan informan kunci dan informan umum dengan teknik purposive sampling dan teknik analisi data menggunakan reduksi data, sajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap sampah membuat lingkungan menjadi tidak sehat. Bahkan sungai yang mengalir dari hulu ke hilir jika sampah secara terus menerus di buang ke sungai maka sungai pun akan tersecemar. Masyarakat tidak jarang memandang sebelah mata tentang sampah terutama sampah rumah tangga, sampah langsung dibuang kesungai agar rumah tidak terdapat sampah lagi
PENYEBAB KEPADATAN PENDUDUK DI PEMUKIMAN KUMUH KOTA PALEMBANG Wahyu Saputra; Sukmaniar; Mirna Taufik
Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v9i1.11757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penyebab kepadatan penduduk di permukiman kumuh Kota Palembang. Adapun objek dan lokasi penelitian ini yaitu masyarakat yang ada di permukiman kumuh Kota Palembang. Metode pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan penduduk di permukiman kumuh dipengaruhi oleh lima faktor utama yaitu faktor pekerjaan dalam meningkatkan ekonomi, faktor daya beli lahan, daya beli rumah, faktor kenyamanan di wilayah permukiman kumuh, dan faktor harga lahandi wilayah pemukiman yang rendah. Sehingga pentingnya bagi masyarakat untuk mempersiapkan segala sesuatu guna mengatasi keterpaksaan bertempat tinggal di permukiman kumuh. Persiapan yang matang sebelum melakukan migrasi ke kota dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi peningkatan jumlah penduduk di pemukiman kumuh. Pemerintah juga harus mempersipkan wilayah perumahan yang sesuai dengan kemampuan masyarakat atau rumah dengan nilai jual yang ekonomis.