Jason Pratama Salim
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI PENGARUH LETAK TAMBATAN LATERAL PADA SAYAP BAWAH BALOK H DENGAN PELAT YANG DICOR DI ATAS BALOK TERHADAP PERPINDAHAN LATERAL MAXIMUM PADA SAYAP BAWAH BALOK DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM ABAQUS Jason Pratama Salim
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 5, No 1 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 5 NO 1 TAHUN 2016
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.723 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penampang tipis terbuka pada profil H baja yang sering dijadikan balok, tentu merupakan profil dengan penampang yang sangat rentan terhadap masalah stabilitas. Ketika balok dengan bentuk langsing diberikan beban lentur terhadap sumbu lemah penampang, lendutan pada arah sumbu pembebanan akan muncul pada awalnya, namun, jika tidak adanya pengaku lateral yang cukup pada balok untuk melawan daerah tekan, lendutan dengan arah lateral dan perputaran penampang akan muncul pada nilai pembebanan tertentu yang dikenal dengan tekuk torsi lateral. Deformasi lateral dan puntir dari balok menjadi salah satu kriteria yang menentukan performa dari balok baja saat memikul gempa besar. Beberapa analisis dilakukan terhadap balok baja yang dibebani oleh momen kurvatur ganda dengan beban siklik yang mencerminkan kondisi pembebanan balok pada saat memikul beban gempa. Perilaku stabilitas balok dianalisis dengan kriteria balok yang memiliki pelat lantai yang dicor di atasnya dan dengan balok yang tidak ada pelat lantai di atasnya. Tiap balok dianalisis dengan jarak perletakan bresing yang berbeda-beda guna mengetahui letak bresing yang lebih efisien dalam mengurangi perpindahan lateral dan puntir penampang yang terjadi saat terjadinya tekuk torsi lateral. Analisa stuktur balok-balok di atas dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Abaqus versi 13. Hasil dari analisis menunjukkan efisiensi dari jumlah perletakan bresing yang bisa dihemat yang dibandingkan dengan standar peraturan yang tercantum pada AISC Seismic Provision 2010.   Kata kunci : Stabilitas balok, tekuk torsi lateral, efisiensi perletakan bresing.