Zulfikar Rahmi Karolina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN PENDAHULUAN BETON LOLOS AIR (POROUS CONCRETE) DENGAN PENAMBAHAN MASTERROC HCA10 Zulfikar Rahmi Karolina
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 6, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 6 NO. 1 TAHUN 2017
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.429 KB)

Abstract

ABSTRAK Peenelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana besarnya kekuatan beton berpori dari nilai kuat tekan, kuat tarik belah, dan mengukur laju infiltrasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan   chemicaladmixture tipe b yang berfungsi sebagai retarder admixture. Dosis chemical admixture yang digunakan adalah0.8% terhadap cementitious. Parameter yang dikunci yaitu faktor air semen sebesar 0.38 dan jumlah semensebanyak 300 kg/m3 untuk tiap variasi. Sampel yang digunakan adalah berbentuk silinder (Φ = 15 ; h = 30) danpelat (t=10 cm; p=80 cm; l=80 cm) dengan mutu beton yang direncanakan 20 MPa. Jumlah sampel sebanyak 35sampel (30 silinder dan 5 pelat), terdiri dari 5 variasi dan masing-masing variasi sebanyak 7 sampel. Sampeldiuji pada umur 28 hari, dengan terlebih dahulu dilakukan perawatan sebelum pengujian. Dari hasil penelitian diperoleh kuat tekan tertinggi pada variasi I (tanpa menggunakan pasir) yaitu sebesar 21,40 MPa, 19,25 MPa, dan 20,5 MPa. Kuat tekan terendah  yaitu pada variasi IV (15% Pasir; 85%Kerikil) sebesar 7,93 MPa, 8,04 MPa, dan 6,91 MPa. Pada pengujian kuat tarik belah tertinggi yaitu pada variasiI (tanpa pasir) sebesar 4,81 MPa, 4,63 MPa, dan 4,54 MPa. Kuat tarik belah terendah yaitu pada variasi IV(15%pasir; 85% kerikil) sebesar 1,77 MPa, 1,59 MPa, dan 1,59 MPa. Sedangkan untuk pengujian laju infiltrasi nilaitertinggi diperoleh pada variasi I (tanpa pasir) yaitu rata-rata sebesar  4,94 x 10-3 mm/jam dan nilai laju infiltrasiterendah yaitu pada variasi V (20% pasir dan 80% kerikil) yaitu 2,10 x 10-3 mm/jam. Jika diadakan penelitian lebih lanjut ada baiknya nilai variasi dosis  penambahan Masterroc HCA10diperbanyak agar dapat ditentukan dosis yang paling ekonomis dan penambahan variasi pasir untukmendapatkan nilai kuat tekan yang lebih baik. Kata kunci : chemical admixture type b, slump, kuat tekan beton, kuat tarik belah, Laju infiltrasi