Astrya Simalango
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI TIANG PANCANG DENGAN METODE ANALITIS DAN METODE ELEMEN HINGGA PADA BORE HOLE II (STUDY KASUS PEMBANGUNAN BEN DUNG BAJAYU SEI PADANG KABUPATEN SERDANG BEDAGAI SUMATERA UTARA) 1 2 Astrya Simalango
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 6, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 6 NO. 1 TAHUN 2017
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1869.665 KB)

Abstract

ABSTRAKSecara  umum pondasi  diartikan  sebagai  bangunan  bawah  (sub  structure)  yang  berfungsi  untukmeneruskan beban  maupun gaya  yang disebabkan oleh bangunan atas  (upper  structure)  ke lapisan tanah(bearing layers) dibawahnya pada kedalaman tertentu, tanpa mengakibat terjadinya penurunan bangunan di luarbatas toleransinya. Oleh sebab itu, pondasi harus direncanakan dengan cermat dan teliti agar  pondasi mampumemikul beban sampai  batas keamanan yang telah ditentukan, termasuk mendukung beban maksimum yangmungkin terjadi.Pada Proyek pembangunan Bendung Bajayu Sei Padang-Kabupaten Serdang Bedagai akan dicari nilaidaya dukung aksial  perencanaan pondasi tiang pancang berdasarkan data SPT,  sondir,  dengan menggunakanmetode Meyerhoff  serta berdasarkan data  PDA, dan Kalendering  dan perhitungan dengan Metode ElemenHingga.  Selain itu perhitungan daya dukung lateral  menggunakan metode Broms dan menghitung penurunanelastis  tiang  pancang  yang  terjadi  serta  menghitung  efesiensi  dan  daya  dukung  kelompok  tiang.  Metodepengumpulan data adalah pengumpulan data sekunder  yang diperoleh dari  pihak Proyek .  Perhitungan dayadukung ultimit tiang berdasarkan data SPT pada titik Bore Hole  II pada kedalaman 18 meter adalah 107,610ton.Data sondir adalah 264,949 ton pada kedalaman 14.4 . Dari hasil perhitungan PDA pada tubuh bendung adalah108 ton. Dari hasil  perhitungan Kalendering dengan metode Hiley adalah 198,343 ton, dengan Metode  ENRadalah 105,032 ton, dengan Metode Danish Formula 273,377 ton. Dari hasil perhitungan metode elemen hinggaadalah 120,436 ton. Daya dukung lateral ultimit berdasarkan Metode Broms secara analitis sebesar 8,555 ton,dan  secara  grafis  sebesar  8,930  ton.  Penurunan  elastis  tunggal  yang  dihasilkan  sebesar  2,540  mm danberdasarkan Metode Poulus dan Davis  sebesar  7,340 mm.penurunan dengan Metode elemen hingga adalahsebesar 38,690 mm dan dari tes PDA diketahui penurunan sebesar 26 mm.Terdapat  sedikit  perbedaan daya dukung dan penurunan dengan beberapa metode yang digunakan.Perbedaan daya dukung dan penurunan tersebut dapat disebabkan oleh perbedaan jenis tanah, kedalaman yangditinjau,  cara  pelaksanaan  pengujian,  faktor  keamanan  dan  perbedaan  parameter  yang  digunakan  dalamperhitungan.Kata Kunci  :  Kapasitas  Daya Dukung,  SPT,  Sondir,  PDA,  Kalendering,  Metode Elemen Hingga, Penurunan Elastis