Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sensoris dan pH Kamaboko dari Surimi Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) Dengan Frekuensi Pencucian Yang Berbeda Fitra Mulia J; Tri Widayatsih; Ita Wulandari
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 17
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK              Potensi ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) di Sumatera Selatan Khususnya di Kota Palembang cukup tinggi. Namun pemanfaatannya masih terbatas yaitu dipasarkan dalam bentuk segar dan olahan pindang Patin. Hal ini dikarenakan adanya lemak yang dimiliki ikan Patin ini sehingga dapat menghambat pembentukan gelasi dari produk. Upaya untuk memperbaiki tekstur daging ikan Patin agar dapat dimanfaatkan menjadi produk olahan yang bernilai tambah yaitu dengan mengolah daging ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) menjadi Surimi dengan pencucian yang berbeda dan Aplikasinya menjadi produk Kamaboko. Tujuan dari Penelitian adalah untuk  mengetahui frekuensi pencucian surimi ikan Patin (Pangasius hypopthalmus)yang menghasilkan tekstur kamaboko yang terbaik melalui uji sensoris (uji pelipatan) dan analisis pH.            Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2016 di Workshop Pengolahan Hasil Perikanan Fakultas Perikanan Universitas PGRI Palembang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 taraf perlakuan yaitu perlakuan pencucian ikan Patin sebanyak 2 kali pencucian (T0), pencucian ikan Patin sebanyak 3 kali pencucian (T1), pencucian ikan Patin sebanyak 4 kali pencucian. Hasil penelitian ini menunjukkan perlakukan pencucian ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) berpengaruh nyata terhadap sifat sensoris (uji pelipatan), pH surimi serta pH kamaboko. Perlakuan pencucian ikan Patin (Pangasius hypopthalmus)sebanyak 3 kali pencucian (T1) merupakan perlakuan yang terbaik berdasarkan parameter sensoris (uji pelipatan)  yaitu 1,95, pH surimi 6,47 dan pH Kamaboko 6,37
Utilization of Instagram Social Media as A Means of Introducing the Ijarah Contract Zhilan Qhory Nur Hidayah; Yasinta; Ita Wulandari
Journal of Islamic Economy and Community Engagement Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jiecem.2023.4.2.1927

Abstract

Leasing or can be called ijarah is one of the products offered to the public, in this case ijarah or leasing is included in the scope of muamalah, so in this ijarah that is usually offered to the community is based on an agreement (contract). Ijarah contract is a contract of transfer of rights to use or a goods and services through rental wages, without being followed by a transfer of ownership of the goods themselves. Application of Ijarah agreement in business matters in the form of land lease, building, services, and others. In business matters also often arise problems in the contract of ijarah. The method used in this service is socialization by delivering materials by uploading on Instagram and discussion in the form of a question-and-Answer Session. The purpose of this community service activity is to provide an introduction to the Ijarah agreement to the general public on social media. With the hope that many people can understand the Ijarah contract according to Islamic law.