Wahyudi Ali Napitupulu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB REWORK PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI (Studi Kasus Pembangunan Apartemen Mansyur Residence) Wahyudi Ali Napitupulu
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 6, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 6 NO. 1 TAHUN 2017
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.352 KB)

Abstract

ABSTRAK  Rework sangat sering terjadi dalam dunia konstruksi. Sebaik apapun manajemen suatu pelaksanaan konstruksi, rework tetap tidak dapat dihindari. Hal ini memberikan dampak yang buruk terhadap pelaksanaan konstruksi. Namun, rework bisa diminimalisir dengan melakukan usaha-usaha pencegahan terjadinya rework dengan terlebih dahulu mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya rework tersebut. Dengan melakukan upaya pencegahan rework, maka pembengkakan biaya dan keterlambatan suatu proyek yang merupakan dampak utama rework dapat diminimalisir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor utama penyebab, intensitas dan cara paling efektif untuk mengurangi rework pada proyek Pembangunan Apartemen Mansyur Residence .  Pada penelitian ini responden yang berpartisipasi adalah sebanyak 14 responden, responden merupakan pihak perusahaan kontraktor, konsultan dan owner pada Pembangunan Apartemen Mansyur Residence. Data responden yang sudah terkumpul diolah dengan program SPSS 16.0 dan akan didapatkan hasil analisis berupa faktor-faktor utama penyebab rework, jenis pekerjaan pada fase konstruksi yang paling berpotensi terjadi rework dan cara efektif untuk menguranginya.  Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: buruknya koordinasi dokumen merupakan kategori faktor desain dan dokumentasi yang menempati posisi tertinggi sebagai penyebab terjadinya rework. Pekerjaan struktur berada pada posisi tertinggi sebagai pekerjaan yang paling sering terjadi rework. Sedangkan cara yang paling efektif untuk mengurangi rework adalah meningkatkan komunikasi, baik antara atasan dengan bawahan maupun antara pemilik, desainer (konsultan), kontraktor, subkontraktor, dan supplier. Kata Kunci : Rework, desain dan dokumentasi, pekerjaan struktur, koordinasi