Putri D. S Situmorang
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISA PENJADWALAN PROYEK DENGAN TIME SCHEDULE KURVA S, PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM), DAN RANKED POSITIONAL WEIGHT METHOD (RPWM) (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Museum Deli Serdang - Lubuk Pakam) Putri D. S Situmorang
Jurnal Teknik Sipil USU Vol 6, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL USU VOLUME 6 NO. 1 TAHUN 2017
Publisher : Jurnal Teknik Sipil USU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.208 KB)

Abstract

ABSTRAK Setiap proyek konstruksi pada umumnya mempunyai rencana pelaksanaan dan jadwal pelaksanaan tertentu, kapan pelaksanaan proyek tersebut harus dimulai, kapan proyek tersebut harus diselesaikan, bagaimana proyek tersebut akan dikerjakan, serta  bagaimana penyediaan sumber dayanya. Sumber daya yang dimiliki perusahaan dalam melaksanakan aktivitas proyek adalah terbatas. Dengan keterbatasan-keterbatasan sumber daya tersebut, diperlukan suatu perencanaan yang matang dan baik sebagai pedoman dalam melaksanakan proyek agar dapat menggunakan sumber daya secara efisien.    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas Precedence Diagram Method dan Ranked Positional Weight Method dalam merencanakan penjadwalan proyek yang optimal dengan proses alokasi dan perataan sumber daya dan membandingkannnya dengan time schedule awal proyek. Penelitian dilakukan pada Proyek Pembangunan Gedung Museum Deli Serdang – Lubuk Pakam dan penjadwalan proyek awal dilakukan dengan menggunakan kurva S. Program Microsoft Project digunakan sebagai alat bantu pemrosesan dan visualisasi hasil penjadwalan PDM dan RPWM.  Hasil analisa menunjukkan bahwa dari segi waktu solusi yang lebih optimal diperoleh dari penjadwalan dengan RPWM. Durasi proyek yang dihasilkan penjadwalan RPWM lebih cepat 5 hari dibandingkan dengan penjadwalan PDM maupun durasi awal proyek. Sementara dari segi biaya proyek, dari kedua metode ini diperoleh biaya yang lebih optimal dibanding biaya awal proyek. Akan tetapi penjadwalan PDM lebih mampu menghemat biaya proyek sebesar Rp 62.349.258,- dibandingkan dengan penjadwalan RPWM. Kata Kunci: precedence diagram method, PDM, ranked positional weight method, RPWM