ABSTRAK Stabilisasi merupakan salah satu usaha dalam memperbaiki kondisi tanah yang memiliki indeks properties yang kurang baik. Salah satu stabilisasi tanah yang biasa dilakukan yaitu dengan menambahkan bahan kimia pada tanah. Bahan kimia yang biasa digunakan berupa semen, kapur, bitumen. Dalam penelitian ini stabilisasi tanah lempung dilakukan dengan penambahan garam dapur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai index properties akibat penambahan 3% garam dapur pada tanah lempung, kemudian untuk mengetahui nilai kuat tekan maksimum akibat adanya penambahan variasi bahan stabilisasi dengan pengujian Unconfined Compression Test (UCT) dan pengujian California Bearing Ratio (CBR) laboratorium. Batas cair 47,33% dan indeks plastisitas 29,88%. Klasifikasi tanah asli menurut USCS tergolong Clay – Low Plasticity (CL) dan menurut AASHTO tergolong A-7-6 (9). Nilai UCT tanah asli dan tanah asli ditambah 3% garam adalah 1,42 kg/cm2 dan 1,86 kg/cm2. Nilai CBR laboratorium tidak terendam (unsoaked) untuk tanah asli adalah 6,29%. Sedangkan nilai CBR laboratorium tidak terendam (unsoaked) untuk tanah asli ditambah 3% garam adalah 7,13.Hasil yang paling efektif diperoleh dari campuran 15% garam yaitu dengan nilai UCT 3,13 kg/cm2. Untuk pengujian CBR laboratorium campuran paling efektif pada variasi campuran 15 % garam dengan nilai CBR laboratorium tidak terendam (unsoaked) sebesar 10,28%.Tanah yang telah dicampur material stabilisator yang paling efektif yaitu 15% garam termasuk dalam jenis CL berdasarkan klasifikasi USCS dan tergolong A-6 (6) berdasarkan klasifikasi AASHTO. Kata Kunci : Lempung, Garam, Kuat tekan bebas, California bearing ratio