This Author published in this journals
All Journal Jurnal INKOM
Hari Satriyo Basuki
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Antena ½ Folded Dipole Vertikal untuk Komunikasi Jarak Sedang Hari Satriyo Basuki
INKOM Journal Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.18

Abstract

There are many antenna type used in high frequency band for medium range communication such as Dipole, Yogi, Folded Dipole, Zeppelin, Log Periodic and others. But when the space to erect the antenna is limited, it will be used a special antenna that has an optimum performance and good for the reception and transmitter function. In this limited space problem and the need to cover a wide area some antenna can be used such as Vertical, Inverted Vee, Lazy Loop, Quad and others. Many problems will be occurred to erect the limited space antennas such as the impedance, take off angle and the pattern. In this paper will be discussed a special antenna that basically vertical dipole, its impedance measurement, feeding point, and many things.Keywords: vertical antenna,1/2 folded dipole, short distance communications
Telemetry untuk Gardu Listrik di Komplek LIPI Bandung Hari Satriyo Basuki
INKOM Journal Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.5

Abstract

Lokasi gardu listrik selalu jauh dari lokasi pemakainya seperti kantor dan perumahan bahkan pabrik. Sumber listrik masukannya bervariasi dari 20 KV, 5 KV sedangkan keluarannya selalu 380 V 3 Phase atau 220 V satu phasenya. Karena lokasinya yang cukup jauh maka sulit diketahui keadaan diruang gardu tersebut dan tahu ada masalah bila sudah terjadi putusnya listrik dan lain sebagainya. Untuk itu bila diinginkan pemantauan dari jarak jauh diperlukan peralatan-2 yang akan dipakai untuk pengukuran jarak jauh atau telemetryt. Dalam makalah ini disampaikan usulan teknologi yang dipakai untuk melaksanakan telemetry besaran besaran listrik dari 2 buah gardu listrik komplek LIPI Bandung yang terletak di lantai bawah Gedung 20 dan antara Gedung 70-80. Dalam makalah ini dijelaskan alat sensornya dan karena letak pengumpul datanya tidak di lokasi gardu maka diperlukan bahasan usulan penyaluran datanya, tampilannya dan lainnya. Dengan diketahuinya besaran besaran yang diperlukan maka akan diketahui keadaan gardu, kesehatan perangkatnya dan keandalan sistim sehingga dikertahui perlu tidaknya dan kapan diperlukan perbaikan yang mana akan dapat memperpanjang umur peralatan yang ada di gardu seperti switcher box, fuse box, transformator, konektor, pemanas, pengurang kelembaban, pengurang debu dan lainnya.Makalah ini hanya merupakan usulan untuk dibuatnya sistim telemetry untuk melihat perubahan perubahan yang terjadi di gardu listrik komplek LIPI agar diketahui dan diperoleh data dan mengurangi kejadian putusnya saluran listrik  kejaringan kantor yang memerlukan listrik untuk komputer, AC, mesin, lemari es, dispenser dan lain sebagainyaDiharapkan dengan adanya sarana telemetry ini akan dapat dikurangi seringnya mati dikarenakan keadaan performance transformator dengan pendukungnya dapat selalu dipantau dan sesegera mungkin di perbaiki bilamana ada alarm yang menandakan adanya sesuatu yang menyalahi aturanKata kunci: telemetry, trafo, LIPI Bandung, tenaga listrik
Pengendalian Suhu Menggunakan MCS-51 Hari Satriyo Basuki
INKOM Journal Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.19

Abstract

MCS-51 adalah keluarga kumpulan mikroprosessor umum yang murah dan banyak dipakai serta gampang pembuatan aplikasi softwarenya sehingga dalam penelitian ini dipergunakan mikroprosesor ini. Dengan berbagai keunggulannya maka dibuatlah suatu board berbasis MCS-51 untuk dipakai sebagai pengendali suhu yang multi guna, dapat dipakai untuk apa saja seperti pengendalian suhu kamar, pengendalian suhu oven, pengendalian  suhu penetasan telur dan lain sebagainya. Dalam board tersebut dilengkapi dengan ADC, Display dan komponen-komponen yang terkait, relay on-off untuk memati hidupkan dan cara settingKata kunci: MCS-51, Pengendali Suhu
Pengiriman Data Pengendali Beban Listrik Jinjingan Memakai PLC (Power Line Carrier) Berbasis Mikrokontroler AT89C51 R. Sudaryanto; Hari Satriyo Basuki
INKOM Journal Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.16

Abstract

Untuk memudahkan pengendalian beban listrik, digunakan pengatur terpusat yang mengendalikan beban listrik sesuai kode masing-masing beban. Pengendalian beban listrik ini memakai dua buah PLC (Power Line Carrier) sebagai media utama karena data dari mikro-kontroler AT89C51 dikirim melalui jala-jala listrik 1 fasa, 220V, 50 Hz. Teknik modulasi frekuensi yang dipakai akan mentransmisikan data berupa sinyal FSK (Frequency Shift Keying) pada freku-ensi kerja tertentu.PLM 1 (Power Line Modem) yang dipakai dapat mentransmisikan data dengan baik dan dapat diterima dengan baik oleh PLM 2 (Power Line Modem) namun PLM 2 tidak dapat men-transmisikan data.        Kata Kunci: Transmisi Data, Mikrokontrol, PLC, PLM.
Teknologi Sistem Peringatan Bencana Ke Masyarakat Melalui Jaringan Radio Siaran FM dan Sarana Lainnya Hari Satriyo Basuki
INKOM Journal Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.30

Abstract

Radio siaran dengan sistim Modulasi Frequensi sudah ada dan tersebar diseluruh pelosok tanah air, bahkan ada siaran radio dari Radio Republik Indonesia yang terjaring secara Nasional atau Nasional Network. Dan kebanyakan sekarang pendengar radio siaran sudah   berpindah dari mendengarkan radio siaran yang dipancarkan di gelombang pendek  yang pada umumnya menggunakan modulasi amplitude ke radio siaran yang menggunakan modulasi frequensi dan di Band FM karena suaranya yang lebih bagus, dan sinyalnya yang kuat serta penerimanya banyak dijual di pasaran. Akan tetapi sedikit sekali yang tahu bahwa di sistim modulasi radio siaran FM tersebut ada sistim yang di Indonesia kurang dipakai yaitu sinyal bermodulasi SCA dan RDS. SCA pada umumnya dipergunakan untuk menyiarkan lagu-lagu sepanjang hari tanpa diganggu suara penyiar akan tetapi sistim Mono. RDS adalah sinyal untuk pengiriman Data. RDS inilah yang dibahas dalam paper ini yang dapat digunakan untuk keperluan sistim peringatan dini untuk memberikan informasi suatu bencana yang akan,  sedang atau sudah terjadi. Dengan menggunakan RDS yang dipakai untuk menjalankan peralatan pemberi informasi maka suatu sistim peringatan dini dapat dibangun. Pemanfaatan RDS di stasiun pemancar FM akan dimunculkan dengan segala kelebihan dan kekurangannya.Kata kunci: Sistem peringatan bencana, Radio siaran FM