Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Ukuran Perusahaan, Struktur Corporate Governance dan Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Integritas Laporan Keuangan Muthia Riza Fauziah; Sri Astuti; Sutoyo Sutoyo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.17180

Abstract

Latar Belakang: Meningkatnya kemajuan teknologi dan ekonomi dapat mendorong setiap perusahaan untuk mampu berkompetisi dan melakukan kegiatan usahanya secara maksimal. Laporan keuangan yang memiliki integritas tinggi sangat bermanfaat untuk membuat keputusan bagi penggunanya.Tujuan: Tujuan dari riset ini adalah menguji variabel-variabel yang mempengaruhi integritas laporan keuangan, terdiri dari variabel ukuran perusahaan, kepemilikan institusiaonal dan manajerial, komite audit, dewan direksi dan komisaris independen serta Corporate Social Responsibility (CSR). Metode Penelitian: Data sekunder dalam penelitian ini diambil dari laporan tahunan perusahaan yang diunduh dari website Bursa Efek Indonesia (BEI). Industri pertambangan di BEI dari tahun 2014-2020 merupakan populasi penelitian ini. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, komite audit, dan dewan direksi berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan, sedangkan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komisaris independen, dan Corporate Social Responsibility (CSR) tidak berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014-2020Keterbatasan Penelitian: Objek penelitian ini tidak mencakup perusahaan pertambangan yang termasuk dalam perusahaan BUMN.Keaslian/Novelty Penelitian: Penelitian ini menambahkan variabel independent yaitu CSR. Objek penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Karena kegiatan operasional perusahaan pertambangan memerlukan penyerapan modal serta tingkat investasi yang tinggi, sehingga perusahaan pertambangan secara khusus rentan terhadap kasus kecurangan laporan keuangan (Jatam, 2018). Selain itu, perusahaan pertambangan rentan terhadap kerusakan lingkungan. 
Pengaruh Good Corporate Governance, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan terhadap Manajemen Laba Millana Tasya Tamara; Sri Astuti; Sutoyo Sutoyo
Kompartemen : Jurnal Ilmiah Akuntansi KOMPARTEMEN, Vol. 20 No.2, September 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/kompartemen.v20i2.14009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba. sumber data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor property and real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah  analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komite audit memiliki  pengaruh negatif terhadap manajemen laba, profitabilitas dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif, sedangkan komisaris independen dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Struktur Corporate Governance dan Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Integritas Laporan Keuangan Muthia Riza Fauziah; Sri Astuti; Sutoyo Sutoyo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.17180

Abstract

Latar Belakang: Meningkatnya kemajuan teknologi dan ekonomi dapat mendorong setiap perusahaan untuk mampu berkompetisi dan melakukan kegiatan usahanya secara maksimal. Laporan keuangan yang memiliki integritas tinggi sangat bermanfaat untuk membuat keputusan bagi penggunanya.Tujuan: Tujuan dari riset ini adalah menguji variabel-variabel yang mempengaruhi integritas laporan keuangan, terdiri dari variabel ukuran perusahaan, kepemilikan institusiaonal dan manajerial, komite audit, dewan direksi dan komisaris independen serta Corporate Social Responsibility (CSR). Metode Penelitian: Data sekunder dalam penelitian ini diambil dari laporan tahunan perusahaan yang diunduh dari website Bursa Efek Indonesia (BEI). Industri pertambangan di BEI dari tahun 2014-2020 merupakan populasi penelitian ini. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, komite audit, dan dewan direksi berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan, sedangkan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komisaris independen, dan Corporate Social Responsibility (CSR) tidak berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014-2020Keterbatasan Penelitian: Objek penelitian ini tidak mencakup perusahaan pertambangan yang termasuk dalam perusahaan BUMN.Keaslian/Novelty Penelitian: Penelitian ini menambahkan variabel independent yaitu CSR. Objek penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Karena kegiatan operasional perusahaan pertambangan memerlukan penyerapan modal serta tingkat investasi yang tinggi, sehingga perusahaan pertambangan secara khusus rentan terhadap kasus kecurangan laporan keuangan (Jatam, 2018). Selain itu, perusahaan pertambangan rentan terhadap kerusakan lingkungan. 
Evaluation of the Environmental Economic Performance of Carbon Exchange as an Emissions Trading Instrument in Indonesia Jewel Kartika Putri Setiawan; Sri Astuti
Journal of International Conference Proceedings Vol 7, No 4 (2024): 2024 Wimaya Yogyakarta Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v7i4.3732

Abstract

The carbon exchange is a regulatory system that governs Carbon Trading and maintains records of Carbon Unit ownership. This study empirically examines the influence of carbon intensity, tax avoidance, and macroeconomic stability on carbon disclosure. The population for this research consists of companies in the Mining, Petroleum, Agriculture, and Basic Industries and Chemicals sectors listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2022 period. Data collection involved accessing the official IDX website, www.idx.co.id, and the individual websites of the companies. Using the purposive sampling method, 132 samples were selected to ensure relevance and alignment with the study’s criteria. The research employs logistic regression analysis as the method of data analysis to assess the relationship between the independent and dependent variables. The findings reveal that macroeconomic stability positively influences carbon disclosure practices, while neither carbon intensity nor tax avoidance has a significant effect on carbon disclosure. These results contribute to understanding the factors that drive carbon disclosure and provide insight into the role of economic conditions in shaping corporate sustainability practices.
ANALYSIS OF THE ROLE OF INTERNAL AUDITORS’ FUNCTION TOWARDS THE LENGTH OF AUDIT DELAY Sri Astuti; Kusharyanti Kusharyanti
Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura Vol. 16 No. 3 (2013): December 2013
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v16i3.229

Abstract

The role of internal auditors’ function is very important. This research investigates the effect of the function and contribution of internal auditor on audit delay. Audit delay is measured by using the number of days between a firm’s fiscal yearend and the audit report date. In doing this analysis, this research used samples from 218 companies other than financial institutions listed on Indonesia Stock Exchange that published annual report at 2012. The method used was purposive sampling. The analysis was done by means of multiple regression, with dependent variable is audit delay and independent variables are of quality and contribution of internal auditor function. The results of this research show that there is no significant effect of quality and contribution of an internal auditor function in a firm on audit delay.