Umar Yelepele
Jurusan Syari’ah STAIN Pamekasan, Jln Raya Panglegur, Km. 4 Pamekasan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERKAWINAN ADAT MUSLIM SUKU DANI DI PAPUA Umar Yelepele; Moh. Hefni
AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial Vol. 7 No. 1 (2012)
Publisher : Faculty of Sharia IAIN Madura collaboration with The Islamic Law Researcher Association (APHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/al-lhkam.v7i1.317

Abstract

Suku Dani adalah salah suku yang cukup besar di Papua. Sukuini kali pertama ditemukan oleh rombongan ekspedisipimpinan H. A. Lorentz pada 1909. Dalam perkembanganselanjutnya, orang-orang Dani Lembah Baliem mulaiberinteraksi dengan transmigrasi Muslim asal Jawa, Madura,Makasar, Ternate, dan Fak-Fak yang datang bertugas menjadiguru dan tentara. Agama Islam telah membawa perubahanpada masyarakat Muslim Suku Dani. Namun, para warganyahingga kini masih memertahankan adat kebiasaan leluhurmereka. Sebuah Tradisi yang selama ini masih tetap berlakudan dilestarikan dalam adat Muslim Suku Dani adalah praktikperkawinan adat. Penelitian yang menggunakan pendekatankualitatif berjenis etnografi ini menghasilkan temuan bahwadalam perkawinan adat tersebut, masyarakat Muslim sukuDani menggunakan mahar babi sebagai syarat untuk kawin. Disamping itu, mereka melakukan hubungan perkawinanberdasarkan pada sistem kekerabatan yang bersifat eksogami,yakni berasal dari dua belahan (moiety), yaitu wita yang terdiridari 23 buah klen dan waya yang terdiri dari 26 buah klen.