Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Informasi Silpa APBD dan Arus Kas Terhadap Penganggaran Belanja Modal pada Pemerintah Kabupaten Kota Se Indonesia Berdasarkan Kemampuan Keuangan Daerah Elfreda Aplonia Lau dan Muhammad Zamroni
DEDIKASI : Jurnal Ilmiah Sosial, Hukum, Budaya Vol 38, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.868 KB) | DOI: 10.31293/ddk.v38i1.3643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruhinformasi SiLPA APBD, Arus Kas Aktivitas operasi, Investasi, danPembiayaan/pendanaan terhadap penganggaran belanja modal padakelompok pemerintah kabupaten/kota dengan kemampuan keuangan tinggi.Penelitian ini juge bertujuan untuk mengetahui an menganalisis pengaruhinformasi SiLPA APBD, Arus Kas Aktivitas Operasi, Arus Kas Investasidan Arus Kas Pendanaan Terhadap penganggaran belanja modal padakelompok pemerintah kabupaten/ kota dengan kemampuan keuangan sedang.Permasalahan penelitian ini dinyatakan dalam research Questionsebagai berikut : Apakah informasi SiLPA APBD, Arus Kas AktivitasOperasi, Arus Kas Investasi dan Arus Kas Pembiayaan/Pendanaan berpengaruh signifikan terhadap penganggaran belanja modal padakelompok pemerintah kabupaten/kota dengan kemampuan keuangan tinggimaumpun kemampuan keuangan sedang?Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Akuntansi SektorPublik yang berfokus pada SiLPA APBD, Laporan Arus Kas,PenganggaranBelanja Modal. Hipotesis penelitian ini yaitu Informasi SiLPA APBD, ArusKas Aktivitas Operasi dan Arus Kas Investasi, Arus KasPendanaan/Pembiayaan berpengaruh signifikan terhadap penganggaranbelanja modal pada pemerintah kabupaten/kota dengan kemampuankeuangan tinggi maupun kemampuan keuangan sedang. Alat analisis yangdigunakan dalam penelitian ini adalah Regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, SiLPA APBD danArus Kas Operasi Ar berpengaruh signifikan terhadap penganggaran belanjamodal pada pemerintah kabupaten/kota dengan kemampuan keuangantinggi. Kedua, Arus Kas Investasi dan Arus Kas Pendanaan/Pembiayaanberpengaruh tidak signifikan terhadap penganggaran belanja modal padapemerintah kabupaten/kota dengan kemampuan keuangan tinggi. KetigaSiLPA APBD dan Arus Kas Aktivitas Investasi dan Arus KasPembiayaan/Pendanaan berpengaruh tidak signifikan terhadap penganggaranbelanja modal pada pemerintah kabupaten/kota dengan kemampuankeuangan sedang. Keempat, Arus Kas Aktivitas Operasi berpengaruhsignifikan terhadap penganggaran belanja modal pada pemerintahkabupaten/kota dengan kemampuan keuangan keuangan sedang.