Musdalifah Syamsul
Program Studi S1 Gizi STIKES Salewangang Maros

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RSUD KOTA MAKASSAR TAHUN 2012 Musdalifah Syamsul; Nurul Fatwa Abidin
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2017.1.1.1956

Abstract

Diabetes mellitus is one of the generative disease that increase every year. Most cases of diabetes mellitus in Indonesia is type 2, the prevalence 90-95% of all cases of diabetes. About 7% of South Sulawesi's population suffer from this disease. DM is a lifelong disease that requires good management, especially in terms of blood sugar control. The aim of study is to determine factors associated blood sugar level of patients DM type 2 in RSUD Kota Makassar.This study used cross sectional study approach and sample of 149 people. This research was conducted at Internal Polyclinic of RSUD Kota Makassar, data were collected using questionnaires and patient medical records file. The results of univariate analysis showed that most respondents got adequate family support (55.1%). Most people with type 2 diabetes melitus in RSUD Kota Makassar had good diet (51.5%). Blood sugar levels of respondents in this study which were still not well controlled (77.9%). Bivariate analysis with chi square test showed that family support was not related to blood sugar levels (p = 0.26) while diet was associated with blood sugar levels (p = 0,000, = 0.523). That blood sugar levels related with dietary, not family support. : It is desirable for health workers to optimize the counseling method for patients, especially in terms of motivating patients to control disease and family should be involved in the counseling activities. 
ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN DAN ZAT BESI PADA FORMULASI NUGGET TEMPE DENGAN PENAMBAHAN BAYAM Syahrianti Syahrianti; Musdalifah Syamsul; St Masithah; Fitri Wahyuni; Kurnia Yusuf
Preventif Journal Vol 7, No 1 (2022): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v7i1.28789

Abstract

AbstrakNugget merupakan salah satu produk yang banyak digemari oleh berbagai macam kalangan usia, terutama anak-anak. Nugget biasa dikenal oleh masyarakat sebagai makanan pendamping atau lauk, namun nugget telah mengalami pergeseran fungsi menjadi makanan jajanan atau snack. Nugget pada umumnya yaitu chicken nugget, namun makanan tersebut biasa dikonsumsi oleh kalangan menengah keatas karena berbahan dasar daging hewani yang relatif mahal. Masyarakat menengah kebawah juga bisa menikmatinya degan mengganti bahan utamanya yaitu tempe. Tempe yaitu kacang kedelai yang merupakan sumber protein nabati yang tinggi, sehingga perlunya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kandungan protein dalam kedelai dan untuk meningkatkan ketertarikan masyarakat dalam mengkonsumsi tempe. Tujuan Untuk mengetahui daya terima terhadap produk nugget tempe dengan penambahan bayam dan kandungan protein dan zat besi produk nugget tempe dengan penambahan bayam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan untuk mengetahui daya terima dan kandungan protein dan zat besi pada nugget. Berdasarkan hasil uji organoleptic bahwa sampel nugget tempe dengan penambahan bayam yang memiliki nilai tertinggi dari uji orgnoleptik adalah F2 dengan nilai total rata-rata 59,84 dibandingkan F4 dengan total rata-rata 59,45, F1 58,88 dan F3 58,43. Hasil analisis protein dan besi dari formula terbaik yaitu protein pada hasil rata-rata 11,38%. Analisis pada zat besi yaitu 5,123 mg. Nugget tempe dengan penambahan bayam yang paling banyak disukai yaitu pada sampel F2 dengan hasil analisis protein yaitu 11,38 gr dan analisis zat besi yaitu 5,123 mg. Kata Kunci : Nugget, Tempe, Bayam, Protein, Zat besi