Nurhadi Yasin Yasin
Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

pemimpin dalam perspektif total quality managemen Nurhadi Yasin Yasin
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 6, No 1 (2019): Vol. 6, No. 1, April 2019
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v6i1.3100

Abstract

Lembaga pendidikan dapat dilihat dari peran serta kepala sekolah sebagai pemimpin (leadership). Arah kebijaka yang diambil berdampak pada kinerja seluruh elemen-elemen pendidikan. Sehingga totality dan kuality akan bisa dirasakan seluruh steak holder, dengan berorientasi dan tolok ukur pada kepuasan pelanggan (siswa dan wali murid). Pola kinerja kepala sekolah dapat dilihat dengan empat model yaitu; (1) Pemimpin Otokratis; (2) Pemimpin Pseudo-Demokratis; (3) Pemimpin Lasissez-Faire; (4) Pemimpin Demokratis. Dari empat model tersebut seorang pemimpin dipengaruhi relasi-relasi, baik itu kepada pemerintah, stake holder eksternal, stake holder internal dan lembaga-lembaga sejenis. Hasil dan kemampuan seorang pemimpin dikatakan berhasil apabila mampu memuaskan pelanggan (siswa dan wali murid). 
pemimpin dalam perspektif total quality managemen Nurhadi Yasin Yasin
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 6, No 1 (2019): Vol. 6, No. 1, April 2019
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v6i1.3100

Abstract

Lembaga pendidikan dapat dilihat dari peran serta kepala sekolah sebagai pemimpin (leadership). Arah kebijaka yang diambil berdampak pada kinerja seluruh elemen-elemen pendidikan. Sehingga totality dan kuality akan bisa dirasakan seluruh steak holder, dengan berorientasi dan tolok ukur pada kepuasan pelanggan (siswa dan wali murid). Pola kinerja kepala sekolah dapat dilihat dengan empat model yaitu; (1) Pemimpin Otokratis; (2) Pemimpin Pseudo-Demokratis; (3) Pemimpin Lasissez-Faire; (4) Pemimpin Demokratis. Dari empat model tersebut seorang pemimpin dipengaruhi relasi-relasi, baik itu kepada pemerintah, stake holder eksternal, stake holder internal dan lembaga-lembaga sejenis. Hasil dan kemampuan seorang pemimpin dikatakan berhasil apabila mampu memuaskan pelanggan (siswa dan wali murid).