Ni Wayan Kasni
Warmadewa University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pariwisata Terhadap Bahasa Indonesia Ni Wayan Kasni
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 1 (2015): April 2015
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Linguistik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jr.1.1.2015.52-60

Abstract

Status Bali sebagai daerah pariwisata  sangat memengaruhi bentuk-bentuk tuturan bahasa Indonesia yang digunakan dalam kegiatan komonikasi masyarakat Bali. Oleh sebab itu penelitian ini mencoba untuk menganalisis bentuk tuturan bahasa Indonesia yang dipakai di bidang perhotelan. Penelitian ini difokuskan pada 4 (empat) rumusan masalah yaitu, (1) Bagaimana bentuk tuturan bahasa Indonesia yang dipakai oleh para karyawan hotel,(2) Bagiamanakah proses pembentukannya,(3) Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya bentuk-bentuk tuturan tersebut dan (4) dampak apakah yang ditimbulkan terhadap bahasa Indonesia. Teori yang digunakan untuk membedah masalah tersebut adalah   teori Sosiolinguistik yang dikemukakan oleh Muysken (2000), Hoffmann (1991), Hartman dan Stork (1972). Hasil analisis menunjukkan bahwa bentuk tuturan bahasa Indonesia yang dipakai oleh karyawan hotel  dapat dikategorikan sebagai campur kode yang dibentuk melalui penyisipan, alternasi, dan leksikalisasi kongruen. Ketiga proses pembentukan tersebut dapat disebabkan oleh faktor yang terkait dengan psikolinguistik dan faktor sosiolinguistik. Campur kode yang terjadi pada guyub tutur karyawan hotel dapat membawa dampak yang positif dan negatif terhadap bahasa Indonesia.
Klausa Keterangan Dalam Bahasa Sumba Dialek Waijewa (BSDW) Ni Wayan Kasni
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 1 (2016): April 2016
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Linguistik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jr.2.1.2016.95-109

Abstract

Penelitian ini memiliki 2 (dua) tujuan, yaitu (1) menemukan jenis-jenis klausa keterangan serta pemarkahnya dan (2) memerikan strategi yang digunakan untuk menggabungkan klausa keterangan dalam konstruksi subordinatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi serta dianalisis dengan menggunakan metode agih. Hasil analisis menunjukkan BSDW memiliki lima jenis klausa keterangan, yaitu klausa keterangan kala yang dimarkahi dengan konjungsi ba’ sejak’, klausa keterangan tujuan yang hadir tanpa pemarkah atau dimarkahi dengan konjungsi ka ‘untuk’, klausa keterangan keadaan yang dapat hadir tanpa pemarkah atau dimarkahi dengan ba ‘kalau’, klausa keterangan cara yang hadir tanpa pemarkah, dan klausa keterangan alasan yang dimarkahi dengan pemarkah oro ‘karena’. Strategi yang digunakan untuk menggabungkan klausa keterangan adalah strategi serialisasi verba dan tidak sematan.Kata kunci: keterangan,  pemarkah,  serialiasi verba, tidak sematan.