Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemerolehan Morfem Afiks Bahasa Indonesia Anak Usia 2-6 Tahun Di Paud Buana Desa Banyu Urip Kabupaten Lombok Tengah Aris Akbar
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 2 (2015): October 2015
Publisher : Magister of Linguistic, Postgraduated Program, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.845 KB) | DOI: 10.22225/jr.1.2.32.250-257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemerolehan morfem afiks yang mencakup prefiks, infiks, sufiks, simulfiks, dan konfiks dalam bahasa Indonesia di PAUD Buana Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan melibatkan 30 anak sebagai sampel. Teori yang digunakan dalam menganalisis fenomena pemerolehan morfologi. Data dikumpulkan dengan, wawancara, observasi, pencatatan dokumen, dan tebak gambar. Berdasarkan analisis, temuan penelitian ini adalah bahwa anak-anak di PAUD Buana hanya bisa mengucapkan kata-kata yang dibentuk dari bentuk dasar yang dilekatkan dengan prefiks {N-}, {b«r-}, {t«r-}. Infiks yang dilibatkan dalam membentuk kata turunan adalah {-«l-} dan {-«m-}, seperti dalam /telunjuk/ dan /gemetar/. Sufiks {-an} adalah sufiks yang paling dominan dipergunakan oleh anak-anak usia 2-6 tahun. Uniknya, sufiks {-i} telah menjadi {-in} dalam kata-kata yang diucapkan oleh mereka, seperti kata /ikatin/, //beliin/, /mandiin/, dan seterunya. Dalam penelitian ini, tidak ditemukan data yang memunculkan kata-kata yang berbentuk simulfiks dan konfiks.