Yunitha Devrudyan Doko
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESANTUNAN BERBAHASA DALAM KUMPULAN CERITA RAKYAT NUSA TENGGARA TIMUR Yunitha Devrudyan Doko
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Magister of Linguistic, Postgraduated Program, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.132 KB) | DOI: 10.22225/jr.3.1.163.159-169

Abstract

Abstrak Penelitian dengan sumber data Kumpulan Cerita Rakyat Nusa Tenggara Timur ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis maksim sebagai kaidah kesantunan berbahasa dan pelanggarannya, serta implikatur di dalam tuturan yang ditemukan. Kesantunan Berbahasa dalam Kumpulan Cerita Rakyat Nusa Tenggara Timur merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan adalah yang dikemukakan oleh Leech (1983) tentang prinsip kesantunan berbahasa yang terbagi dalam enam maksim. Data dianalisis berdasarkan uraian cerita dan dialog tuturan antar tokoh untuk menemukan pematuhan kaidah maksim-maksim dan pelanggarannya. Kemudian dari tuturan yang ditemukan dipilah jenis implikaturnya. Hasil penelitian menunjukkan dari sebelas sumber data yang peneliti gunakan ditemukan keenam maksim yang menjadi patokan kesantunan berbahasa. Maksim kebijaksanaan terdiri dari 13 tuturan, maksim kedermawanan terdiri atas 5 tuturan, maksim penghargaan terdiri atas 15 tuturan, maksim kerendahan hati terdiri atas 2 tuturan, maksim kecocokan terdiri atas 8 tuturan dan maksim simpati terdiri atas 6 tuturan. Beberapa pelanggaran maksim yang ditemukan meliputi pelanggaran maksim kebijaksanaan terdiri dari 29 tuturan, pelanggaran maksim penghargaan terdiri atas 1 tuturan, pelanggaran maksim kerendahan hati terdiri atas 1 tuturan, dan pelanggaran maksim simpati terdiri atas 3 tuturan. 3 tuturan yang masuk kedalam jenis implikatur nonkonvensional sedangkan sisanya 80 tuturan merupakan tuturan dengan implikatur konvensional Kata kunci: cerita rakyat, kesantunan, maksim kebahasaan