Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meme Implicature Using the Word 'Tenggelamkan' Sela Wildaan Aulia; Nurhayati
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 6 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Magister of Linguistic, Postgraduated Program, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.891 KB) | DOI: 10.22225/jr.6.2.1634.173-177

Abstract

The majority of Indonesians who are known to use social media as a means of communication and entertainment are certainly familiar with the term meme. A meme phenomenon popular is the use of the word 'tenggelamkan' at the end of the discourse popularized by Susi Pudjiastuti, the former minister of fisheries and maritime affairs. The objectives of this study are as follows: (1) to determine the language style used in memes that use the word ‘tenggelamkan’ and (2) to determine the implicature of memes using the word ‘tenggelamkan’. The data source of this research is taken from various pictures on the internet, amounting to 15 memes. The data collection used is the method capture. The research method is descriptive qualitative, the analysis used is Grice's theory of conversational maxims. The results of this study indicate the themes used in memes using the word ‘tenggelamkan’ include the themes of love, friendship, corruption, worship, and food. The use of language styles that are reflected, such as 9 memes of cynicism, 5 memes of paradox, and 1 meme of rhetoric. The implicatures of meme data using the word ‘tenggelamkan’ are as follows: satire, suggestion, satire and suggestion.
Makna Sosial Meme #SaveTiangListrik: Analisis Semiotik Sela Wildaan Aulia; Nurhayati Nurhayati
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2019): JURNAL KREDO VOLUME 3 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.985 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v3i1.3603

Abstract

Media sosial berkembang untuk memudahkan penggunanya melakukan komunikasi tanpa batas ruang dan waktu. Fenomena yang muncul di media sosial salah satunya adalah meme. Meme merupakan alah satu medium komunikasi yang digunakan oleh sebagian masyarakat penggunanya untuk mengungkapkan berbagai pesan yang ditujukan untuk seseorang ataupun sebagai ungkapan ekspresi diri dari fenomena yang berkembang. Isi pesan yang terkandung dalam meme dapat berupa humor, kritikan, sindiran, dan sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui unsur-unsur semiotik meme #SaveTiangListrik , (2) untuk mengetahui makna sosial yang terdapat pada meme #SaveTiangListrik. Metode penelitian ini menggunakan analsiis semiotik dengan pendekatan segitiga makna dari Charles Perice yaitu tanda (sign), obyek (obyek), dan penafsiran (interpretad). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara tanda, objek, dan penafsiran. Tanda atau gamabar meme #SaveTiangListrik tanggapan warganet dan kreator meme tentang kasus kecelakan Setyo Novanto yang menabrak tiang listrik. Objek atau makna yang terdapat pada meme #SaveTiangListrik umumnya berisi sindiran, ketidaksukaan warganet terhadap Setyo Novanto, serta bentuk simpati warganet dengan tiang listrik. Selanjutnya, penafsiran atau sikap kreator meme #SaveTiangListrik dan warganet cenderung sama, di mana banyak warganet yang menyukai gambar tersebut dan menuliskan beberapa dukungan kepada meme #SaveTiangListrik. Kata kunci: media sosial, meme, semiotik.