Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Program Kemitraan Telusur Lebak Pilar dalam Mendukung Pengurangan Sampah Plastik di Kota Bogor Emil Radhiansyah; Adrian Wijanarko; Faris Budiman Annas
Journal of Servite Vol. 1 No. 1 (2019): Journal of Servite
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M), Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/102001120191

Abstract

ABSTRAK Kota Bogor tengah mengusahakan pengurangan sampah plastik. Usaha ini diwujudkan dalam program Botak (Bogor Tanpa Kantong Plastik). Kebijakan larangan penggunaan kantong plastik di toko ritel modern dan pusat perbelanjaan itu diatur dalam Peraturan Wali Kota Nomor 61 Tahun 2018. Namun, kesadaran masyarakat Kota Bogor terhadap pengurangan penggunaan kantong plastik dan dampak terhadap lingkungan juga masih rendah. Oleh karena itu program pengabdian masyarakat Telusur Lebak Pilar dilaksanakan dan terdiri dari dua rangkaian acara yakni aksi bersih lingkungan di Lapangan Sempur Bogor dan dilanjutkan dengan seminar atau talkshow lingkungan bertemakan “Kemitraan dalam Integritas Pelestarian Lingkungan Untuk Mendukung SDGs 2030”. Hasil pengabdian masyarakat ini menghadirkan semangat kemitraan antar sektor yakni pemerintah, institusi pendidikan dan LSM dalam menjaga lingkungan dari limbah plastik dengan memberikan informasi tentang bahaya sampah plastik dan memberikan pemahanan tentang creative thinking untuk mengubah limbah plastik sehingga memiliki nilai tambah. Kata kunci: aksi; seminar; lingkungan; limbah; plastic; SDGs 2030 ABSTRACT Bogor City is working to reducing plastic waste. The City has launched program called Botak (Bogor Tanpa Kantong Plastik). The policy to ban plastic bag use in modern retail and traditional market has been regulated in Mayor Regulation Number 61 Tahun 2018. However, awareness of local people to reducing plastic bag use and the impact plastic bag to the environment still poor. Therefore, community service called Telusur Lebak Pilar was held and consisted of two agenda which is cleaning action in Sempur Bogor Field and seminar and talkshow about environment with topic “Partnership in Integrity for Environmental Conservation to Support SDGs 2030”. The results of community service are to make collaboration partnership between government, educational institutions and NGOs in protecting environment from plastic waste by providing information about the dangers of plastic waste and providing understanding of creative thinking to change plastic waste so that it has added value. Keyword: action; seminar; environment; waste; plastic; SDGs 2030
OPINI PUBLIK DALAM POLARISASI POLITIK DI MEDIA SOSIAL Faris Budiman Annas; Hasya Nailan Petranto; Asep Aji Pramayoga
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 20, No 2 (2019): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31346/jpikom.v20i2.2006

Abstract

Tahun 2019 merupakan tahun yang sakral dalam sejarah perjalan bangsa Indonesia, karena pada tahun ini diadakan pemilihan umum presiden dan legislatif. Menjelang pemilihan umum tersebut, polarisasi politik pada masyarakat Indonesia semakin kuat. Polarisasi ini membelah masyarakat ke dalam dua kelompok yakni kelompok yang mendukung Jokowi dan anti Jokowi. Polarisasi ini juga didukung dengan berbagai usaha yang dilakukan oleh kedua belah kelompok. Salah satu di antaranya adalah gerakan anti rezim yang dinamakan #2019GantiPresiden oleh kelompok anti Jokowi dan gerakan #2019TetapJokowi, kedua gerakan ini sangat aktif dalam berdiskusi dan menebarkan narasi di media sosial. Penelitian ini berusaha untuk mengeksplorasi dan membandingkan kedua opini publik dalam interaksi anggota grup Facebook yang bernama #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode etnografi virtual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polarisasi politik yang terjadi di media sosial semakin menguat menjelang pemilihan umum 2019. Kedua kelompok memiliki opini yang saling bertentangan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden yang mereka tidak dukung, dan saling menguatkan terhadap pasangan yang mereka dukung. Kata kunci : Polarisasi politik ; opini publik ; media sosial ; grup facebook
MEMBANGUN IDENTITAS MEREK KOTA BOGOR MELALUI KAMPANYE “WE LOVE BOGOR” DI MEDIA SOSIAL Faris Budiman Annas; nfn Irwansyah
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 19, No 2 (2018): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.066 KB) | DOI: 10.31346/jpikom.v19i2.1666

Abstract

Merek tidak hanya melekat pada barang dan jasa, namun juga dapat melekat pada suatu destinasi, wilayah, kota, provinsi, bahkan negara. Sebagai suatu merek tempat, Kota Bogor berusaha membangun identitas mereknya di Instagram. Penelitian ini berusaha mengkaji identitas merek tempat yang dibangun oleh Kota Bogor di Instagram melalui kampanye komunikasi We Love Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan beberapa informan yang terdiri dari pemerintah Kota Bogor dan pengelola Instagram Kota Bogor, dan studi terhadap data-data sekunder seperti konten Instagram Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bogor sebagai suatu merek membangun identitasnya di Instagram berdasarkan tiga karakter filosofis utama yakni smart city, green city, dan heritage city. Tiga identitas tersebut digunakan sebagai acuan pemerintah Kota Bogor dalam membangun reputasinya di Instagram melalui kampanye We Love Bogor.
Corporate Crisis Communication Strategy of HENKEL Indonesia in Facing the Covid-19 Pandemic Atika Budhi Utami; Widya Hamdani; Faris Budiman Annas
International Journal of Management, Entrepreneurship, Social Science and Humanities Vol. 5 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.366 KB) | DOI: 10.31098/ijmesh.v5i2.791

Abstract

The covid-19 pandemic has affected the world, including Indonesia, specifically the certainty of the company's economic sustainability. This requires each organization to execute strategic communication with its employees. Henkel Indonesia carried out a communication strategy during a crisis to provide certainty and eliminate uncertainty to its employees. This study aimed to discover how it implemented strategic communication crises. It also strengthens the concept of a Situational Crisis Communication Theory, which elaborates into a tactical, planned, measurable, and able-to-evaluate crisis communication strategy. This research explored the crisis response strategies that the company applied in dealing with the pandemic. The methodology used in this research is qualitative. Qualitative research consists of a set of interpretive and material practices that make the world visible. The method used in this research is a case study. The unit of analysis in this study is a group of the Human Resources Department. The results of this study revealed that the company activated the Crisis Management Team by executing extensive security, hygiene, and social distancing measures to protect employees from spreading the virus in the work area. It used diminishing strategies in the Situational Crisis Communication Theory and implemented excuse and justification communication techniques. The crisis communication strategy conducted by the company has a positive impact on its employees. The limitation of this study is that it focused solely on the crisis communication strategy from the company-employee perspective. This research did not reach external stakeholders. Keywords:   Crisis Communication; Employee; Pandemic; Situational Crisis
ANALISA NARATIF PROPAGANDA FILM DOKUMENTER SEXY KILLERS Julian Aditya Karnajaya; Faris Budiman Annas
Konvergensi Vol 4 No 1 (2023): Konvergensi : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi : Juni 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/kvg.v4i1.791

Abstract

Narasi berisikan tentang kronologi peristiwa yang disusun menjadi tahapan peristiwa yang dapat dimengerti oleh pembacanya. Narasi terdapat di dalam sebuah film karena film berisi tentang adegan atau peristiwa yang disusun dan ditayangkan dalam audio visual, salah satunya film dokumenter. Film dokumenter bersifat nyata dan mengandung narasi. Seorang komunikator pada hal ini adalah pembuat film mencoba untuk menyampaikan pesan kepada para penontonnya. Sexy Killers adalah sebuah film dokumenter yang berisikan mengenai konflik tambang batubara dan PLTU yang terjadi di masyarakat dan bagaimana konflik yang terjadi dalam film ini dapat menggiring opini, memanipulasi emosi dan menggalang dukungan kepada penontonnya. Tiga nilai tersebut terdapat di dalam tujuan dari propaganda. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari tahu bagaimana narasi propaganda dibangun dan dimaknai dalam film dokumenter Sexy Killers. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data adalah studi dokumentasi dari film Sexy Killers. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan pada alur awal, tidak ditemukan adanya unsur propaganda. Pada alur tengah, ditemukan adanya teknik propaganda testimonial dan card stacking. Sedangkan pada alur akhir ditemukan adanya adegan dengan teknik glittering generality. Kata kunci: Analisis naratif, propaganda, film dokumenter
EFEKTIVITAS ISI PESAN INSTAGRAM PHILLIP SEKURITAS INDONESIA TERHADAP TINGKAT LITERASI KEUANGAN Razak, Abdul; Annas, Faris Budiman
Konvergensi Vol 4 No 2 (2023): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi : Desember 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/kvg.v4i2.880

Abstract

Media sosial Instagram sendiri menyajikan berbagai jenis konten mulai dari trik, parodi dance, konten edukasi, hingga sebagai literasi keuangan. Instagram pun digunakan untuk memberikan edukasi tambahan dan sebagai platform belajar di masa kini. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas isi pesan Instagram Phillip Sekuritas Indonesia terhadap tingkat literasi keuangan. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dan untuk memperoleh data menggunakan penyebaran kuesioner kepada followers instagram @talktophillip Data yang didapatkan kemudian diolah menggunakan IBM SPSS Ver 25 untuk menguji pearson correlation. terdapat hubungan yang positif dan kuat antara variabel X (Isi Pesan) dengan variabel Y (Literasi Keuangan) yaitu dengan hasil korelasi sebesar 0,799. Hasil regresi linear sederhana menyatakan bahwa variabel efektivitas isi pesan Instagram memiliki pengaruh yang signifikan dalam tingkat literasi keuangan.sebesar 63,8%. Isi pesan mempunyai hubungan positif terhadap tingkat literasi keuangan dengan tingkat korelasi cukup, dan hasil penelitian ini menunjukan hasil kontribusi antara kedua variabel yaitu 63,8%. Adapun sisanya 31,7% dapat dipengaruhi berdasarkan faktor lainnya diluar yang diteliti pada penelitian ini. Kata Kunci: Isi Pesan, Literasi Keuangan, Instagram, Phillip Sekuritas Indonesia
ANALISIS GATEKEEPING DALAM PRODUKSI BERITA PADA MEDIA THE ICONOMICS Krisnawan, Firman Anggara; budiman annas, faris
Konvergensi Vol 5 No 1 (2024): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi (Juni 2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/kvg.v5i1.963

Abstract

Pada penelitian ini, peneliti bertujuan untuk menganalisis gatekeeping dalam produksi berita pada media The Iconomics. Dalam penelitian ini menggunakan teori gatekeeping menurut Shoemaker dan Vos. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan jenis in-depth interview atau wawancara mendalam serta observasi. Gatekeeping merupakan sebuah proses penyaringan informasi yang biasa terjadi pada sebuah media massa. The Iconomics sebagai sebuah media online tentunya menerapkan proses gatekeeping dalam produksi beritanya. Aspek-aspek yang mempengaruhi proses gatekeeping yaitu level individual, level rutinitas media, level organisasi, level ekstramedia, dan level sistem sosial. Media The Iconomics telah menjalankan proses gatekeeping dalam tahapan produksi berita. Tiap individu dalam divisi redaktur melakukan penyaringan informasi sesuai dengan porsi jobdesk-nya masing-masing sebelum berita tersebut disebarluaskan melalui website The Iconomics. Kata kunci: Media massa, Media online, Gatekeeping, Jurnalistik
Pengaruh Daya Tarik Pesan Pada Konten Review Rumah Parkville, Sentul City Terhadap Minat Beli Konsumen Kartika Firstia Faradiba; Faris Budiman Annas
Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/6nrkhs50

Abstract

Kebutuhan mendasar dalam kehidupan manusia meliputi kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, dan tempat tinggal. Salah satu contoh kebutuhan dasar adalah tempat tinggal, atau biasa disebut rumah. Selain sebagai kebutuhan esensial, rumah juga sering digunakan sebagai indikator status sosial, terutama dalam masyarakat yang semakin modern. Sosial media pun menjadi salah satu kebutuhan manusia di era modern saat ini. Sosial media kerap digunakan sebagai media untuk mencari informasi dan jual beli. Defie Wibifono merupakan social media influencer yang fokus pada sektor properti. Salah satu konten yang dibuat olehnya adalah konten review rumah Parkville, Sentul City. Pada Penelitian ini peneliti bertujuan mengetahui seberapa besar pengaruh daya tarik pesan dalam konten review rumah Parkville, Sentul City, yang disampaikan oleh Defie Wibifono, terhadap minat beli konsumen. Metode survei dengan kuesioner online digunakan untuk mengumpulkan data dari 100 responden, yang merupakan followers Instagram @defie.xmarks.serpong. Analisis korelasi Pearson’s dan regresi linear sederhana dengan SPSS 27.0 dilakukan setelah pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara daya tarik pesan konten review dan minat beli konsumen terkait produk Parkville, Sentul City, dengan tingkat hubungan rendah sebesar 0,122. Temuan ini mengindikasikan bahwa, meskipun kemampuan Defie Wibifono dalam menjelaskan informasi dinilai tinggi oleh responden, usia mereka memainkan peran penting dalam menentukan kesiapan untuk melakukan pembelian propert
Persepsi Diaspora Indonesia Terhadap Komunikasi Merek Kota Dubai Melalui Akun Instagram @Visit.Dubai Pangesti, Titik Nur; Annas, Faris Budiman
JAMBURA JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol. 3 No. 1 (2025): Jambura Ilmu Komunikasi
Publisher : Jambura Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jik.v3i1.120

Abstract

Kota Dubai dalam satu dekade terakhir telah menjadi pusat perhatian global sebagai pusat bisnis, hiburan, dan pariwisata di kawasan Timur Tengah. Hal ini mendorong wisatawan internasional untuk berkunjung ke Kota Dubai. Selain wisatawan, Kota Dubai juga menarik minat diaspora dari seluruh dunia, termasuk diaspora Indonesia, untuk menetap di kota ini. Penelitian ini membahas persepsi diaspora Indonesia terhadap komunikasi merek Kota Dubai melalui akun Instagram @visit.dubai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana diaspora Indonesia mempersepsikan komunikasi merek, brand image, branding, dan brand strength Kota Dubai yang disampaikan melalui akun media sosial @visit.dubai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif analisis konten media sosial @visit.dubai dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi secara mendalam terhadap akun tersebut, Selain itu, peneliti juga menganalisis transkrip dari hasil wawancara dengan diaspora Indonesia untuk mengetahui persepsi mereka terhadap akun @visit.dubai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut persepsi diaspora Indonesia, komunikasi merek Kota Dubai melalui akun Instagram @visit.dubai sudah sangat tepat karena mampu mempresentasikan Kota Dubai sesuai realitas yang dimiliki oleh kota tersebut. Brand image Kota Dubai melalui akun @visit.dubai menurut diaspora Indonesia dinilai ikonik dan paling berkembang dibandingkan kota lain di negara Uni Emirat Arab. Branding Kota Dubai melalui media sosial juga dinilai sangat efektif karena mampu menjangkau audiens secara masif. Kekuatan merek Kota Dubai terlihat dari daya tariknya sebagai destinasi wisata yang aman dan ramah bagi umat Muslim. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu komunikasi merek, brand image, branding, dan brand strength Kota Dubai melalui akun media sosial Instagram @visit.dubai dinilai positif oleh diaspora Indonesia dan mendapat nilai 9 dari diaspora Indonesia dalam penelitian ini, mencerminkan ketertarikan diaspora Indonesia terhadap konten yang disajikan oleh akun Instagram @visit.dubai.
Action-Based Learning in Environmental Education for Elementary School Students Through Ecotourism Annas, Faris Budiman; Lubis, Djuara P.; Hapsari, Dwi Retno; Sumardjo, Sumardjo
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 25 (2025): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v25i.1788

Abstract

This study explores the implementation and impact of action-based learning in environmental education for elementary school students through ecotourism, using Organic Agro-Edu Tourism (AEWO) Mulyaharja in Bogor, Indonesia as a case study. Employing a qualitative research approach, data were collected through interviews, focus group discussions, observations, and document analysis involving students, teachers, local residents, and AEWO staff. The findings reveal that AEWO provides meaningful, hands-on learning experiences in organic agriculture, fostering emotional and cognitive connections to nature. Students gain not only agricultural knowledge but also develop greater empathy, responsibility, and appreciation for environmental sustainability. The integration of local farmers in the learning process enhances the authenticity and relevance of education, while the ecotourism setting enables place-based learning that extends beyond classroom boundaries. This research concludes that action-based learning within ecotourism frameworks significantly contributes to raising environmental awareness and shaping pro-environmental behavior among young learners.