Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPINI PUBLIK DALAM POLARISASI POLITIK DI MEDIA SOSIAL Faris Budiman Annas; Hasya Nailan Petranto; Asep Aji Pramayoga
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 20, No 2 (2019): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31346/jpikom.v20i2.2006

Abstract

Tahun 2019 merupakan tahun yang sakral dalam sejarah perjalan bangsa Indonesia, karena pada tahun ini diadakan pemilihan umum presiden dan legislatif. Menjelang pemilihan umum tersebut, polarisasi politik pada masyarakat Indonesia semakin kuat. Polarisasi ini membelah masyarakat ke dalam dua kelompok yakni kelompok yang mendukung Jokowi dan anti Jokowi. Polarisasi ini juga didukung dengan berbagai usaha yang dilakukan oleh kedua belah kelompok. Salah satu di antaranya adalah gerakan anti rezim yang dinamakan #2019GantiPresiden oleh kelompok anti Jokowi dan gerakan #2019TetapJokowi, kedua gerakan ini sangat aktif dalam berdiskusi dan menebarkan narasi di media sosial. Penelitian ini berusaha untuk mengeksplorasi dan membandingkan kedua opini publik dalam interaksi anggota grup Facebook yang bernama #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode etnografi virtual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polarisasi politik yang terjadi di media sosial semakin menguat menjelang pemilihan umum 2019. Kedua kelompok memiliki opini yang saling bertentangan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden yang mereka tidak dukung, dan saling menguatkan terhadap pasangan yang mereka dukung. Kata kunci : Polarisasi politik ; opini publik ; media sosial ; grup facebook
MEMBANGUN IDENTITAS MEREK KOTA BOGOR MELALUI KAMPANYE “WE LOVE BOGOR” DI MEDIA SOSIAL Faris Budiman Annas; nfn Irwansyah
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 19, No 2 (2018): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.066 KB) | DOI: 10.31346/jpikom.v19i2.1666

Abstract

Merek tidak hanya melekat pada barang dan jasa, namun juga dapat melekat pada suatu destinasi, wilayah, kota, provinsi, bahkan negara. Sebagai suatu merek tempat, Kota Bogor berusaha membangun identitas mereknya di Instagram. Penelitian ini berusaha mengkaji identitas merek tempat yang dibangun oleh Kota Bogor di Instagram melalui kampanye komunikasi We Love Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan beberapa informan yang terdiri dari pemerintah Kota Bogor dan pengelola Instagram Kota Bogor, dan studi terhadap data-data sekunder seperti konten Instagram Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bogor sebagai suatu merek membangun identitasnya di Instagram berdasarkan tiga karakter filosofis utama yakni smart city, green city, dan heritage city. Tiga identitas tersebut digunakan sebagai acuan pemerintah Kota Bogor dalam membangun reputasinya di Instagram melalui kampanye We Love Bogor.
Corporate Crisis Communication Strategy of HENKEL Indonesia in Facing the Covid-19 Pandemic Atika Budhi Utami; Widya Hamdani; Faris Budiman Annas
International Journal of Management, Entrepreneurship, Social Science and Humanities Vol. 5 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.366 KB) | DOI: 10.31098/ijmesh.v5i2.791

Abstract

The covid-19 pandemic has affected the world, including Indonesia, specifically the certainty of the company's economic sustainability. This requires each organization to execute strategic communication with its employees. Henkel Indonesia carried out a communication strategy during a crisis to provide certainty and eliminate uncertainty to its employees. This study aimed to discover how it implemented strategic communication crises. It also strengthens the concept of a Situational Crisis Communication Theory, which elaborates into a tactical, planned, measurable, and able-to-evaluate crisis communication strategy. This research explored the crisis response strategies that the company applied in dealing with the pandemic. The methodology used in this research is qualitative. Qualitative research consists of a set of interpretive and material practices that make the world visible. The method used in this research is a case study. The unit of analysis in this study is a group of the Human Resources Department. The results of this study revealed that the company activated the Crisis Management Team by executing extensive security, hygiene, and social distancing measures to protect employees from spreading the virus in the work area. It used diminishing strategies in the Situational Crisis Communication Theory and implemented excuse and justification communication techniques. The crisis communication strategy conducted by the company has a positive impact on its employees. The limitation of this study is that it focused solely on the crisis communication strategy from the company-employee perspective. This research did not reach external stakeholders. Keywords:   Crisis Communication; Employee; Pandemic; Situational Crisis